3 Dampak Negatif Dari Body Shaming

Dionisius Rio Djayaputra
Dionisius Rio Djayaputra

3 Dampak Negatif Dari Body Shaming Foto: via rimma.co

Body shaming bisa berdampak fatal terhadap korban tertentu, apalagi terhadap individu yang suka memendam perasaan. Terkadang hanya suka saling berguyon tetapi kita tidak akan bisa tahu dampaknya bagi seseorang yang punya sifat memendam di hati. Dampak fatal body shaming tersebut bisa dari rasa keberhargaan dirinya yang begitu menurun drastis dalam sekejap, bisa membuat seseorang menjadi tidak percaya diri dan lainnya seperti:

  1. Rasa Insecure



    Foto: Pexels/Daniel Spase

    Membuat guyonan seperti “Kamu sekarang gendutan ya?” atau seperti “Kok muka kamu sekarang kaya lapangan bola ya, gede banget”. Candaan tersebut bisa membuat orang salah paham dan orang yang menyampaikan suatu pernyataan seperti tersebut bisa membuat orang menjadi insecure, maka orang itu adalah termasuk pelaku body shaming.

  2. Menjadi Pendiam



    Foto: Pexels/Ivandrei Pretorius

    Body shaming bisa membuat orang menjadi tertutup dan jarang untuk berinteraksi karena adanya rasa trauma. Korban akan merasa tidak percaya diri untuk bersosialisasi karena dampak dari kasus body shaming tersebut. Selain itu, korban akan mempunyai gambaran atau persepsi terhadap orang lain seperti merasa dirinya akan dilihat dari tampilan fisik sehingga korban tersebut merasa enggan untuk berinteraksi terhadap orang sekitar.

  3. Depresi



    Foto: Pexels/Daria Shevtsova

    Rasa depresi sudah tidak asing lagi bagi seseorang yang mengalami body shaming. Gangguan mental ataupun rasa stress bisa menjatuhkan harga diri seseorang sehingga orang yang mengalami body shaming akan cenderung melakukan self-harm atau hal-hal yang bisa menyakiti diri sendiri seperti bunuh diri misalnya.





    Editor: Sofia Citradewi