5 Alasan Kamu Harus Makan Tahu
Foto: Pexels/Polina Tankilevitch
Lifestyle

5 Alasan Kamu Harus Makan Tahu

Selasa, 23 Feb 2021 | 16:20 | Nurul Faradila

Winnetnews.com -  Tahu menjadi makanan pokok protein di Asia selama berabad-abad. Tahu pertama kali diolah di Cina pada sekitar 220 SM. Sejak saat itu, bahan makanan ini mulai digunakan di negara-negara lain, seperti Jepang, Korea, hingga Indonesia.

“Tahu adalah pilihan protein nabati yang luar biasa untuk semua orang,” kata Desiree Nielsen, penulis Eat More Plants: Over 100 Anti-Inflammatory, Plant-Based Recipes for Vibrant Living, dikutip Readers Digest.

Tahu juga diketahui mempunyai kandungan yang bermanfaat untuk tubuh, seperti isoflavon yang merupakan antioksidan di dalam kacang kedelai, serta kalsium. Berikut adalah beberapa manfaat memakan tahu yang perlu kamu ketahui.

tahu
Manfaat memakan tahu. Foto: Pexels/Polina Tankilevitch

Baik untuk jantung

Alex Caspero, ahli diet terdaftar dan koki nabati di St. Louis, Missouri, mengatakan kalau kedelai dapat menurunkan kolesterol total dan kolesterol jahat.

Sebuah studi Circulation tahun 2020 terhadap 289.900 orang menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi satu atau lebih porsi tahu per minggu, mempunyai kemungkinan 18 persen lebih rendah untuk terkena penyakit jantung coroner dibandingkan yang hanya makan tahu kurang dari sekali sebulan.

Melindungi dari kanker payudara

Menurut American Cancer Society, makanan kedelai seperti tahu sebenarnya dapat membantu mencegah kanker payudara, tetapi tidak ada cukup bukti untuk mengatakannya secara pasti.

Sebuah meta-analisis yang diterbitkan di PLoS One tahun 2020, memberikan beberapa data yang menggembirakan. Setelah meninjau hasil dari 14 studi, peneliti menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi tahu paling banyak, 22 persen lebih kecil kemungkinannya terkena kanker payudara dibandingkan mereka yang makan tahu paling sedikit.

Membuat hidup lebih lama

Mengganti hanya 3 persen kalori dari protein hewani dalam makanan seseorang dengan protein nabati, dapat mengurangi risiko kematian dini dan kematian akibat kardiovaskular sekitar 10 persen. Hal tersebut tertulis dalam penelitian yang diterbitkan di JAMA Internal Medicine tahun 2020 lalu.

Aman dikonsumsi

“Penelitian menegaskan bahwa tahu aman dikonsumsi di semau tahap kehidupan,” kata Nielsen.

Bertetangan dengan rumor, menurut Caspero, tahu tidak akan memperlambat tiroid. Namun, jika kamu sudah mengalami hipotiroidisme, hal itu dapat menganggu penyerapan obat tiroid. Jadi pastikan untuk tidak memakannya dalam beberapa jam setelah meminum obat tiroid.

Tahu serbaguna

Tidak seperti kebanyakan protein, tahu dapat diolah menjadi berbagai macam hidangan. Tidak heran jika bahan makanan ini sering digunakan saat memasak.

“Tahu itu seperti kanvas kosong,” kata Sharon Palmer, ahli gizi diet terdaftar yang mengkhususkan dri pada nutrisi nabati dan hidup berkelanjutan. Rasa dan teksturnya yang lembut, membuatnya mudah menyerap saus ataupun bumbu yang digunakan.

TAGS:
makan tahutahukanker payudara

RELATED STORIES

Loading interface...