5 Alasan Mengapa MIllennials Aktif di Social Media
Gadget

5 Alasan Mengapa MIllennials Aktif di Social Media

Rabu, 23 Jan 2019 | 14:24 | Evlin Debora Herry

Social Media menyediakan kepuasan instan hanya dengan sekali scroll atau satu click. Social Media telah mempermudah komunikasi dan membuat kita lebih interaktif dalam membuat konten yang bisa di terbitkan ke seluruh dunia. Tetapi semua yang manis di lihat, mungkin pahit untuk di telan.

Kita sudah terbiasa dengan perkembangan teknologi dan fitur-fitur yang ada di tablet mini kita sampai-sampai kita hanya melihatnya kebawah, bukan ke orang lain.

Jadi, mengapa Social Media malah membuat kita menjadi anti-social? 

 

1. Explore Page Instagram-mu

Instagram adalah salah satu Social Media yang paling sering digunakan kawula muda di era digital ini. Platform ini fungsinya untuk mengunggah foto, video dan story keseharian kita. Yang membuat Instagram unik adalah sistem algoritmenya di personal feed dan di explore page kamu! Dan ini yang membuat kita sering lupa waktu untuk mengerjakan tumpukan tugas yang harus di selesaikan secepatnya.

 

2. Koleksi Meme

Generasi millennials sering di juluki ‘receh’ karena mereka mengoleksi meme atau foto-foto lucu yang bisa digunaakan sebagai respon di chat. Semua yang ‘receh’ berasal dari Twitter. Untuk save semua memes yang ada butuh waktu dan sayangnya, stok ga akan habis. 

 

3. Teman Online

Karena kita sering melontarkan pikiran kita, pasti ada yang reply atau DM kita. Dari situlah pertemanan online dimulai. Kadang kita lebih nyaman curhat atau chat biasa dengan teman online karena mereka tidak tahu siapa kita irl (in real life).  Kalo udah nyaman, semakin akrab, semakin jauh dari realita deh. 

 

4. Instagram Story atau Snapchat Story

Instagram Story atau Snapchart Story orang lain terlihat jauh lebih keren dari kehidupan kita, padahal di balik semua foto instagrammable itu butuh perjuangan tetapi karena feeds kita isinya foto-foto aesthetic dan keren teman-teman, kadang kita menjadi minder.  Jumlah likes dan comments di setiap post juga menjadi salah satu faktor kesenangan kita melalui Social Media, dan ini yang paling bahaya.

 

5. Berkumpul Bersama Tetapi Main Hape Semua

Karena kesibukan masing-masing, menentukan waktu berkumpul menjadi hal yang susah dan sekalinya berkumpul, semua fokus kepada Social Media mereka masing-masing. Mungkin ada yang push rank Mobile Legends, ada yang nge-stalk Instagram dan ada yang sedang scroll Twitter timeline. 

 

Social Media menuntut kita untuk mengikuti tren terbaru dan terlihat perfect. Ini akan memicu stres dan rasa tidak percaya diri yang akan membuat kita merasa tidak puas dengan apa yang kita punya. Inilah kenapa beberapa orang memilih untuk Social Media Detox atau Cleansing untuk menenangkan diri sejenak dari kekacauan yang Social Media bawa.

 

TAGS:
Lifestylemillennialsocial mediaInstagram

RELATED STORIES

Loading interface...