5 Hal Ini Bisa Sebabkan Gula Darah Naik
foto: diabetes melitus ( sumber:http://www.noahhealth.org/)
Kesehatan

5 Hal Ini Bisa Sebabkan Gula Darah Naik

Selasa, 22 Nov 2016 | 20:20 | Rike

WinNetNews.com-Penyakit diabetes melitus tak bisa disembuhkan, hanya dapat dikontrol dan dikendalikan.

Dikutip dari halosehat.com, untuk mengendalikan gula darah yang naik maka penderita diabetes melitus harus menghindari berbagai hal yang dapat meningkatkan gula darahnya.

Berikut ini adalah hal yang dapat membuat gula darah menjadi tak terkontrol:

1. Pemanis buatan

Banyak penderita diabetes melitus menganggap bahwa mengonsumsi makan atau minuman yang tidak mengandung gula atau berlabel sugar-free itu selalu aman. Atau, mereka mengganti gula mereka dengan gula buatan atau artificial sweeteners yang menurut mereka lebih aman bila dikonsumsi oleh penderita diabetes.

Tapi ternyata, pemanis buatan tak sepenuhnya aman dikonsumsi. Sesuai dengan penelitian yang dilakukan pada 17 orang yang mengalami obesitas, diketahui kadar gula darah dalam tubuh mereka meningkat saat mengonsumsi minuman yang mengandung pemanis buatan ketimbang mereka yang mengonsumsi air mineral. Hasil penelitian yang semirip juga dipublikasikan di The Journal Nature pada tahun 2014 melaporkan bahwa konsumsi minuman dengan gula buatan yang berlabel ‘nol kalori’ pada orang sehat (tidak menderita diabetes), bisa menyebabkan intoleransi glukosa, peningkatan kadar gula darah, dan berisiko mengalami diabetes melitus tipe2. Tapi, beberapa penelitian lain yang tidak menemukan efek pada konsumsi minuman dengan gula buatan tersebut.

Maka bagi penderita diabetes lebih dianjurkan sering mengonsumsi air mineral atau air putih dibandingkan berbagai minuman yang memiliki rasa dan berkalori, walaupun menggunakan gula buatan ‘nol kalori’.

2. Dehidrasi

Dehidrasi ternyata bisa berbahaya bagi penderita diabetes melitus. Pada orang normal dan sehat, mengalami dehidrasi bisa meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh karena aliran darah dalam tubuh kekurangan cairan dan lebih mengental. Hubungan ini juga dapat terjadi sebaliknya,saat gula darah meningkat maka tubuh bisa mengeluarkan urin lebih banyak, oleh sebab itu dehidrasi terjadi.

Penderita diabetes harus membiasakan diri mengonsumsi air mineral, bukan lagi 8 gelas per hari tapi meminum air mineral sesuai kebutuhannya supaya terdehidrasi dengan baik. Makin tinggi aktivitas fisik yang dilakukan, maka makin banyak kebutuhan air yang dibutuhkan tubuh.

Jika Anda susah mengonsumsi air mineral karena tak suka rasanya, Anda bisa menambahkan potongan buah seperti lemon, daun mint, atau strobery. Hal ini bisa menambahkan rasa segar dari air mineral.

3. Mengonsumsi obat-obatan

Sejumlah obat memiliki efek samping terhadap peningkatan kadar gula darah dalam tubuh, seperti obat antidpressan, steroid untuk mengobati asma, penyakit autoimmune, serta inflamasi yang bisa meningkatkan kadar gula darah secara drastis. Maka sebaiknya, jika

Anda memiliki diabetes melitus dan sedang mengalami penyakit lain, konsultasikan dan bicarakan hal tersebut kepada dokter, untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.

4. Dawn phenomenon

Fenomena fajar atau dawn phenomenon merupakan kondisi di mana tubuh mengalami peningkatan sejumlah hormon yang bisa meningkatkan gula darah secara drastis. Kejadian ini biasa terjadi pada pukul 2 hingga 8 pagi, di mana tubuh mengeluarkan hormon seperti hormon pertumbuhan, kortisol, glukagon, dan epineprin, yang bisa meningkatkan resistensi insulin sehingga gula darah naik.

Pada orang yang mengalami diabetes, insulin yang sudah ada sebelumnya tidak bekerja dengan baik, kemudian terjadi fenomena fajar yang membuat kerja insulin semakin terhambat. Hal inilah yang dapat menyebabkan peningkatan gula darah sangat tinggi. Oleh karena penderita diabetes disarankan untuk tidak mengonsumsi makan malam terlalu larut dan melakukan aktivitas fisik usai makan malam.

5. Kurang tidur

Penelitian yang terbit di The Journal Diabetes Care membatasi tidur penderita diabetes melitus tipe satu hanya 4 jam dalam semalam, dan hasilnya diketahui bahwa sensitivitas insulin mereka menurun 14% hingga 21%.

Kurang tidur meningkatkan stress pada tubuh dan berakibat pada kadar gula darah naik. The National Sleep Foundation (NSF) menyebut bahwa saat tidur terjadi penurunan hormon kortisol dan aktivitas sistem saraf yang dapat menjaga regulasi kadar gula darah dalam tubuh.

TAGS:
naikgula darahdiabetes melitusdiabetes tipe 2BisaMembuat5 Hal

RELATED STORIES

Loading interface...