5 Kebiasaan Minum Air yang Buruk Bagi Kesehatan
Foto: BRITA
Lifestyle

5 Kebiasaan Minum Air yang Buruk Bagi Kesehatan

Minggu, 5 Apr 2020 | 17:18 | Nurul Faradila

Minum ketika tersedak

Para ahli medis tidak menyarankan untuk minum saat tersedak karena dapat berakibat buruk. Ketika tersedak, artinya ada makanan atau benda yang menghambat saluran pernapasan. Makanan ini biasanya berhenti di bagian katup. Jika itu ada di bagian menuju lambung, maka minum air memang bisa mengatasinya.

Akan tetapi, jika makanan tersebut terletak di bagian menuju paru-paru, minum air dapat membuat makanan itu masuk semakin jauh ke saluran pernapasan. Sehingga bisa memperburuk urusan kesehatan, seperti kesulitan bernapas.

Banyak minum sebelum tidur

Meminum terlalu banyak air sebelum tidur membuat tubuh mengalami kesulitan untuk memperlambat kinerja ginjal karena ada terlalu banyak cairan yang harus diproses. Dengan begitu, produksi urin pun akan melimpah dan membuat kita mengalami nokturia atau kondisi yang menyebabkan kita ingin buang air kecil secara berlebihan. Jika nokturia terjadi, maka kita akan lebih sering bangun untuk ke kamar kecil dan menurunkan kualitas tidur.

Minum air dengan jumlah berlebih

Mengonsumsi air yang cukup sudah sangat baik untuk tubuh. Jika terlalu berlebihan, maka ginjal akan terbebani dan menanggung lebih banyak beban untuk disaring. Kandungan air yang berlebih dalam tubuh bisa menurunkan kadar natrium dalam darah, sehingga membuat kita cepat lelah dan mengantuk.

Tidak hanya itu, terlalu banyak minum juga menyebabkan cairan tubuh menjadi encer dan jumlahnya berlebih. Kondisi ini mengakibatkan sel-sel tubuh membengkak, diikuti pembengkakan otak dan bisa memincu terjadinya kejang-kejang. Oleh karena itu, idealnya seseorang minum air sebanyak 2 hingga 3 liter per hari.

TAGS:
Minum airginjalTersedak

RELATED STORIES

Loading interface...