6 Cara Terbaik untuk Mengontrol Amarah
Foto: Unsplash/Mikail Duran
Wellness

6 Cara Terbaik untuk Mengontrol Amarah

Kamis, 15 Okt 2020 | 15:40 | Nurul Faradila

Winnetnews.com - Semua orang pasti pernah marah dan kesal terhadap sesuatu. Marah tidak selamanya menjadi sesuatu yang negatif, yang terpenting adalah bagaimana kita menggunakan kemarahan tersebut.

“Kemarahan adalah emosi negatif, tapi tidak selalu berarti buruk. Kemarahan membuat orang-orang merasa kuat dan berkuasa, yang dapat memotivasi mereka untuk membela apa yang diyakini benar,” jelas Brad Bushman, PhD, seorang profesor komunikasi yang mempelajari kemarahan, agresi dan kekerasan di The Ohio State University.

Saat sedang marah, lobus prefrontal otak yang lebih rasional menutup, dan area punggung refleksi mengambil alih. Respon hormonal dan kardiovaskular, mulai bekerja. Tubuh kita memompa keluar kolesterol dan sekelompok zat kimia yang disebut katekolamin. Kondisi ini, pada gilirannya, mendorong timbunan lemak menumpuk di jantung dan arteri karotis. Tidak heran para pemarah lebih mungkin mengalami serangan jantung daripada mereka yang tidak mudah marah. Kemarahan juga dapat meningkatkan hormon stres kortisol.

Satu studi, yang diterbitkan pada tahun 2015 di European Heart Journal: Acute Cardiovascular Care, menemukan bahwa risiko serangan jantung 8,5 kali lebih tinggi dalam dua jam setelah ledakan kemarahan yang intens. Respons pertempuran-atau-serangan dapat mendorong sistem saraf untuk memotong aliran darah ke perut dan mengalihkannya ke otot-otot, yang berdampak pada sekresi pencernaan.

Selama ledakan amarah yang berkepanjangan dan sering terjadi, bagian dari sistem saraf menjadi sangat aktif, yang dapat memengaruhi sistem kekebalan seiring waktu. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengendalikan kemarahan.

TAGS:
rasa marahmengontrol amarahserangan jantungtidur

RELATED STORIES

Loading interface...