Adakah Hubungan Antara Rahang Sakit dengan Gejala Serangan Jantung?
ilustrasi
Kesehatan

Adakah Hubungan Antara Rahang Sakit dengan Gejala Serangan Jantung?

Kamis, 16 Mei 2019 | 07:28 | Rusmanto

Winnetnews.com - Ketika serangan jantung datang, apa yang dirasakan oleh wanita ternyata berbeda dengan yang dirasakan pada laki-laki. Gejala serangan jantung pada pria biasanya lebih mudah dideteksi. Misalnya nyeri dada, keringat berlebih, mual, muntah, hingga pingsan. 

Di sisi lain, kebanyakan gejala serangan jantung pada wanita cenderung samar-samar dan bahkan tidak ada hubungannya dengan bagian jantung. Salah satunya ditandai dengan rahang sakit yang tak kunjung sembuh.

Apa hubungannya rahang sakit dengan gejala serangan jantung?

Jika selama ini Anda telah memahami gejala serangan jantung yang umum, seperti nyeri di bagian dada atau lengan kiri hingga pingsan, Anda juga perlu tahu tanda-tanda serangan jantung yang sering terlewatkan. Terlebih bagi wanita, pertanda serangan jantung sering disalahartikan dengan penyakit ringan lainnya, salah satunya rahang sakit.

Serangan jantung terjadi ketika aliran darah yang kaya oksigen tidak dapat masuk ke otot jantung sehingga jantung tidak mendapatkan oksigen. Jika hal ini tidak segera ditangani, otot-otot jantung akan rusak secara perlahan dan memicu serangan jantung.

Ketika kerja jantung terganggu, organ tubuh di sekitarnya akan ikut terkena dampaknya. Bukan hanya sekadar rasa sakit di sekitar jantung saja, hal ini juga bisa menyebabkan rahang sakit. Mengapa demikian?

Saraf yang ada di bagian dada dan jantung ternyata terhubung dengan bagian leher dan rahang. Saat saraf jantung terganggu, maka saraf yang terhubung ke bagian leher dan rahang juga akan ikut bermasalah.

Rahang sakit akibat serangan jantung biasanya terasa pada rahang kiri bawah. Namun, tingkat keparahannya bisa berbeda-beda pada tiap orang. Ada yang mengalami rahang sakit parah, ada juga yang hanya merasakan sensasi tidak nyaman pada rahang.

Cara membedakan rahang sakit karena serangan jantung dan yang bukan

Mungkin terlihat sedikit sulit untuk membedakan mana rahang sakit yang disebabkan karena serangan jantung dan mana yang bukan. Namun, setidaknya ini bisa Anda coba dengan menggerakkan bagian rahang Anda.

Pertama-tama, gerakkan rahang Anda ke kanan dan ke kiri. Bila setelah digerakkan rasa nyerinya semakin parah, maka rahang sakit yang Anda rasakan bukan disebabkan oleh serangan jantung.

Rahang sakit juga bisa disebabkan karena gangguan sendi rahang. Sendi rahang ini berfungsi untuk berbicara, mengunyah, atau menguap. Jadi, kalau Anda merasakan rahang sakit saat makan, maka ini jelas bukan disebabkan karena serangan jantung.

Mudahnya, nyeri rahang akibat serangan jantung terjadi tanpa sebab dan tak kunjung sembuh. Hal ini juga biasanya disertai dengan gejala serangan jantung lainnya.

Bagaimana cara mengatasi rahang sakit karena serangan jantung?

Meski Anda sudah mengantongi informasi seputar nyeri rahang, Anda mungkin masih bingung untuk membedakan mana yang termasuk gejala serangan jantung dan mana yang bukan serta cara mengatasinya.

Sebagai pertolongan pertama, coba kompres dengan es batu selama 10 menit untuk membantu mengurangi nyeri rahang. Jika rasa nyerinya tidak berkurang, maka sudah saatnya bagi Anda untuk konsultasi ke dokter untuk memastikan penyebabnya.

Beri tahu dokter mengenai seberapa parah rasa sakit pada rahang, berapa lama rahang Anda terasa sakit, dan apakah ada gejala lain yang menyertai. Bila disertai dengan nyeri dada, sesak napas, keringat berlebih, muntah, hingga pingsan, maka kemungkinan besar Anda mengalami gejala serangan jantung.

 

 

 


Artikel ini telah tayang di hellosehat.com dengan judul "Sering Disepelakan, Sakit Rahang Bisa Jadi Gejala Serangan Jantung Pada Wanita"
 

TAGS:
jantungrahang sakit

RELATED STORIES

Loading interface...