Akhirnya KPU Buka Suara Soal Alasan Pembacaan Hasil Pemilu Dilakukan Dini Hari

Oky
Oky

Akhirnya KPU Buka Suara Soal Alasan Pembacaan Hasil Pemilu Dilakukan Dini Hari

Winnetnews.com - Komisioner KPU, Viryan Azis buka suara terkait pembacaan hasil pemilu yang dilakukan lebih cepat dari rencana awal dikarenakan seluruh proses rekapitulasi suara yang dilakukan telah selesai baik rekap 34 provinsi maupun 130 wilayah luar negeri disebutkan telah rampung pada hari selasa (21/5/19) dini hari yang pada akhirnya hasil tersebut langsung dibacakan dalam rapat.

"Kenapa bukan tanggal 22, kenapa tanggal 21, karena semuanya sudah rampung. Kalau belum rampung tidak mungkin KPU menetapkan" Ungkap Viryan di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/19).

“Karena rekapitulasi sudah selesai maka langsung dilakukan penetapan” sambungnya.

Dalam Pasal 413 ayat (1) Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu telah disebutkan, KPU menetapkan hasil pemilu secara nasional paling lambat 35 hari setelah hari pemungutan suara.

Viryan sendiri juga menilai bahwa kewajaran jika rapat pleno untuk pembacaan hasil pemilu dilakukan pada dini hari karena pada saat itu KPU baru menyelesaikan proses rekapitulasi. Pada Pemilu tahun 2014 pun, pembacaan hasil perhitungan dilakukan pada tengah malam.

“Kenapa pukul 01.46 ketika orang banyak tidur, karena sebagai gambaran tentunya istirahat, yang kerja kan kami dengan para saksi,” ujar Viryan.

Viryan juga menyebutkan kalau rekapitulasi di beberapa wilayah seperti KPU Bangka Belitung, KPU Bali dan juga KPU Gorontalo dilakukan dengan lebih cepat dari target yang ada dan hal tersebut juga merupakan sebuah kewajaran, karena pada prosesnya juga dilakukan secara terbuka.

“Ini bukan satu proses yang tertutup, Insyallah KPU bekerja dengan semangat terbuka. Dan rekamannya hadir, dan proses tersebut beberapa media meliput langsung,” ungkapnya.