Alasan Beberapa Negara Larang Facebook Digunakan
ilustrasi
Techno

Alasan Beberapa Negara Larang Facebook Digunakan

Rabu, 11 Jan 2017 | 15:56 | Rusmanto

WinNetNews.com - Seperti diketahui sosial media seperti Facebook, Twitter, Youtube dan lain sebagainya bisa memberikan dampak positif bagi penggunanya namun tidak sedikit juga yang memberikan dampak negatif tergantung kepada penggunanya. Atas dasar tersebut, ada beberapa negara yang melarang penduduknya untuk menggunakan media sosial tersebut

Beberapa tahun yang lalu, Facebook meluncurkan internet.org yang saat ini memiliki nama resmi Free Basic yang bertujuan memberikan akses internet yang lebih terjangkau bagi penggunanya di seluruh dunia agar bisa mengakses Facebook dengan gratis termasuk Indonesia.

Namun demikian, kemudahan yang diberikan Facebook tersebut mendapatkan penolakan di beberapa negara dengan alasan menyalahi aturan net neutrality karena menggratiskan akses internet ke Facebook dan situs lainnya yang bermitra dengan facebook. Sementara bila mengakses situs lainnya di luar Facebook, pengguna akan dikenakan biaya koneksi internet.

Berikut adalah beberapa negara yang melarang facebook digunakan di wilayahnya.

Cina

Cina merupakan salah satu negara yang melarang Facebook beredar diwilayahnya. Seperti diketahui bahwa Cina merupakan negara dengan pengguna internet terbesar di dunia. Lebih dari 350 juta warganya merupakan pengguna internet aktif yang sebagian dari mereka berusia dibawah 25 tahun. Akses Facebook mereka ditutupi oleh tembok tebal (Firewall) yang dipasang oleh Pemerintah Cina sejak Juli 2009. Hanya orang-orang tertentu yang menguasai teknologi komputer ataupun para hacker yang bisa masuk Facebook dengan cara membobol keamanan Firewall tersebut.

Tujuan utama pemerintah Cina melarang Facebook beredar diwilayahnya adalah untuk pertahanan negara. Pemerintah Cina sangat serius dalam memperketat peraturan soal kebebasan berpendapat. Karena dibeberapa negara yang mengizinkan Facebook beredar diwilayahnya sangat ampuh untuk mengkritik pemerintah yang bahkan bisa menggulingkan pemerintahan. Tujuan lainnya Cina melarang Facebook beredar di negaranya adalah untuk memaksimalkan produk lokal buatan sendiri. Selain Facebook, Cina juga melarang Youtube digunakan diwilayahnya.

Korea Utara

Pemerintah Korea Utara juga melarang Facebook digunakan di wilayahnya. Selain Facebook, Korea Utara juga melarang Youtube, Twitter dan sejumlah situs dari Korea Selatan. Langkah ini dilakukan Pemerintah Korea Utara untuk membatasi akses informasi dari Korea Utara keluar negara itu melalui jaringan online.

Pemblokiran ini dilakukan melalui jaringan Mobile Koryolink yang merupakan provider terbesar di Korea Utara. Selain itu penyedia layanan internet lain di Pyongyang juga harus mengikuti kebijakan ini.

Namun dampak dari pembatasan ini justru mempersulit wisatawan yang datang ke Korea Utara. Selama ini sejumlah orang asing di Korea Utara memang diketahui sering menggugah foto atau video mengenai kondisi negara Korea Utara melalui media sosial.

Mesir

Negara selanjutnya yang melarang Facebook beredar di wilayahnya adalah Mesir. Layanan internet gratis dari Facebook (Free Basics) dilarang beredar diwilayahnya beberapa waktu lalu. Mengutip dari laman The Verge , jejaring sosial Facebook menolak memberikan izin kepada pemerintah Mesir untuk memata-matai pengguna internet Free Basics. Dan karena alasan itulah Free Basics dilarang disana.

Arab Saudi

Arab Saudi menjadi salah satu negara yang menentang dan melarang jejaring sosial di negaranya. Bahkan tidak hanya melarang Facebook beredar di wilayahnya, Arab Saudi juga menantang dan melarang keberadaan Aplikasi OPP lainnya seperti Twitter, Whatsapp, Viber dan Skype. Penyebab utamanya adalah pengguna dapat memanggil atau mengirimkan SMS messenger via internet. Sehingga hal ini sangat merugikan banyak provider di Arab Saudi.

Kongo

Pemerintah Kongo juga melarang Facebook beredar di wilayahnya dan jejaring sosial lainnya di internet untuk berkomunikasi karena dilatarbelakangi konflik internal dalam negeri. Bukan hanya Facebook, Pemerintah Kongo melarang rakyatnya untuk bisa menikmati layanan SMS.

Tajikistan

Tajikistan juga merupakan salah satu negara yang melarang Facebook beredar diwilayahnya. Hal ini ditandai dengan pemblokiran 41.000 akun penggunanya. Pemblokiran ini dilakukan oleh Kantor Telekomunikasi Tajikistan dengan memerintahkan 12 penyedia layanan internet untuk memutuskan jaringan ke situs tersebut.

Menurut pemerintah Tajikistan bahwa Facebook merupakan sumber fitnah. Mereka menyebutkan kalau ada beberapa orang yang menggunakan Facebook untuk menghina pimpinan Tajikistan.

Vietnam

Sejak September 2013, Pemerintah Vietnam mengesahkan undang-undang untuk melarang warganya membuat postingan anti pemerintahan di internet. Selain itu pemerintah Vietnam juga memblokir jaringan sosial Facebook dan melarang layanan OTT (Over The Top) seperti Line dan Whatsapp.

Berdasarkan data dan fakta diatas, alasan negara ini melarang Facebook beredar di wilayahnya karena tidak ingin negaranya terjadi konflik internal. Mereka juga takut dan khawatir bahwa jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, Youtube dan yang lainnya dapat merubah pola pikir rakyatnya, gaya hidup dan dapat merusak kultur atau kebudayaan negaranya sendiri.

TAGS:
internetcomputingFacebooktechnology

RELATED STORIES

Loading interface...