Alasan Kuat Mengapa Bandara Melarang Penumpang Membawa Laptop
Foto: Independent
Internasional

Alasan Kuat Mengapa Bandara Melarang Penumpang Membawa Laptop

Senin, 27 Mar 2017 | 08:14 | Fellyanda Suci Agiesta

WinNetNews.com - Bandara menjadi target utama larangan pemerintah pada perangkat elektronik. Hal ini karena perangkat elektronik bisa melubangi keamanan yang membuat pemeriksaan ketat menjadi sia-sia. Setelah membersihkan enam kendala keamanan terpisah di bandara Istanbul, penumpang yang akan menuju London Heathrow berbaur di daerah gerbang masuk dengan wisatawan yang baru tiba yang tidak menghadapi pemeriksaan tambahan, seperti dikutip dari Independent .

Mulai pada akhir pekan, Departemen Transportasi mewajibkan maskapai yang terbang dari Turki, Mesir, Arab Saudi, Yordania, Lebanon dan Tunisia menuju Inggris untuk menyita komputer laptop, tablet dan e-read dari kabin bagasi penumpang. Mereka harus diangkut di dalam palka.

Profesor Anthony Glees, direktur pusat studi keamanan dan intelijen di University of Buckingham, mengatakan kepada The Independent larangan "menentang logika."

"Jika keamanan lalai dalam setiap bandara, maka jawabannya adalah tidak membiarkan siapa pun mengambil apa pun sebuah elektronik, tidak hanya laptop. Jika kamu ingin rumahmu aman, kau harus mengunci itu, kamu tidak dapat mengunci kadang-kadang dan kadang-kadang tidak. Teroris akan selalu ada dalam hubungan terlemah dalam rantai dan ini menunjukkan tidak ada hubungannya di Istanbul, yang berarti bahwa gagasan bahwa kebijakan ini masuk akal dilemparkan ke keranjang sampah." katanya.

Larangan ini berdasarkan laporan intelegent yang menunjukkan plot al-Qaeda untuk menurunkan pesawat dengan bahan peledak tersembunyi dalam elektronik konsumen.

Bandara yang paling terkena dampak oleh larangan Inggris, dalam hal jumlah penumpang, adalah Istanbul. Ini ada hubungannya dengan Turkish Airlines, yang memiliki hingga enam penerbangan sehari untuk Heathrow, serta dua keberangkatan setiap hari ke Manchester, 10 seminggu untuk Birmingham dan lima minggu ke Edinburgh.

British Airways juga terbang dari Istanbul ke Heathrow, sementara atlasjet terbang dari bandara ke Stansted. Secara total, sekitar 2.500 orang terbang dari Istanbul ke Inggris di hari-hari biasa.

Departemen Transportasi mengatakan dalam sebuah pernyataan: "Langkah-langkah keamanan tambahan dapat menyebabkan beberapa gangguan bagi penumpang dan penerbangan, dan kami memahami hal ini bisa menjadi penyebab frustrasi, namun prioritas utama kami akan selalu menjaga keselamatan warga Inggris."

TAGS:
bandaraistanbulLondonLarangan bawa laptop

RELATED STORIES

Loading interface...