Alat Thermal Scanner Digunakan untuk Mendeteksi COVID-19
ilustrasi
Kesehatan

Alat Thermal Scanner Digunakan untuk Mendeteksi COVID-19

Rabu, 8 Apr 2020 | 08:05 | Rusmanto

Penggunaan thermal scanner dalam dunia kesehatan

image1

Banyak cara untuk mengukur suhu tubuh manusia. Salah satu yang paling sering dilakukan adalah menggunakan termometer. Sayangnya, termometer hanya dapat memperlihatkan seberapa tinggi angka suhu tubuh pada permukaan kulit. Oleh karena itu, thermal scanner pun digunakan untuk melihat adanya gangguan pada tubuh lebih seksama.

Suhu tubuh manusia dan penyakit merupakan dua unsur yang sangat berhubungan satu sama lain. Suhu pada permukaan kulit dapat mencerminkan adanya peradangan pada jaringan di bawahnya. Suhu tubuh juga dapat mendeteksi adanya kelainan dalam aliran darah yang meningkat atau menurun karena adanya masalah klinis.

Termografi sering digunakan untuk mendeteksi sejumlah kondisi medis seperti arthritis, cedera, nyeri otot, dan masalah yang berhubungan dengan sirkulasi tubuh.

Kemampuan thermal scanner dalam mendeteksi peradangan sendiri juga terbukti pada sebuah penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari Universitas Finlandia Timur. Peneliti mengambil contoh dari pasien yang mengalami peradangan dan cedera pada kaki menggunakan thermal scanner.

Pada hasil penelitian, terlihat bahwa suhu permukaan kulit pada bagian kaki yang mengalami peradangan memiliki suhu yang lebih tinggi dan warna yang lebih gelap berupa merah kehitaman jika dibandingkan dengan area lainnya. Ini menunjukkan bahwa alat termografi dapat mendeteksi adanya peradangan dalam sendi.

Terkadang alat ini digunakan untuk memeriksa adanya kemungkinan kanker seperti kanker payudara. Pemeriksaan dengan termografi dilakukan atas gagasan bahwa ketika sel kanker berkembang biak, mereka akan membutuhkan lebih banyak darah dan oksigen untuk tumbuh. Oleh karena itu, jika aliran darah ke tumor meningkat, suhu di sekitarnya juga akan meningkat.

Kelebihannya, thermal scanner juga tidak mengeluarkan radiasi seperti mamografi. Meski demikian, mamografi masih menjadi metode yang paling akurat untuk mendeteksi kanker payudara. Termografi tidak dapat membedakan penyebab kenaikan suhu, sehingga belum tentu area yang terlihat berwarna lebih gelap benar-benar menunjukkan tanda kanker.

TAGS:
kesehatanthermal scannercoronavirusviruscorona

RELATED STORIES

Loading interface...