Aliansi BEM SI Ultimatum Jokowi untuk Angkat Pegawai KPK yang Dipecat jadi ASN

Anggara Putera Utama

Dipublikasikan 2 bulan yang lalu • Bacaan 1 Menit

Aliansi BEM SI Ultimatum Jokowi untuk Angkat Pegawai KPK yang Dipecat jadi ASN
Ilustrasi demonstrasi BEM SI

Winnetnews.com -  Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) bersamaGerakan Selamatkan KPK (GASAK) memberi ultimatum kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait pemecatan 56 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam surat terbukanya, BEM SI memberi waktu Jokowi 3x24 jam untuk segera mengangkat pegawai KPK yang dipecat dan menetapkan mereka sebagai ASN.

"Jika bapak masih saja diam tidak bergeming, maka kami bersama elemen rakyat akan turun ke jalan menyampaikan aspirasi yang rasional untuk bapak realisasikan," ancam BEM SI dalam surat ultimatum terbuka yang diunggah di akun Instagram @bem_si pada Kamis (23/9).

"Pak Jokowi, dalam beberapa kesempatan berjanji akan komitmen bahwa penguatan KPK itu harus riil, dengan cara menambah anggaran, menambah penyidik, dan memperkuat KPK dengan tegas," tulis BEM SI.

Jika tuntutan mereka tidak dikabulkan, BEM SI mengamcam akan turun ke jalan dan menyampaikan secara langsung aspirasi mereka.

"Memberikan ultimatum kepada Presiden Jokowi untuk berpihak dan mengangkat 56 Pegawai KPK menjadi ASN dalam waktu 3×24 jam, tercatat sejak hari ini Kamis, 23 September 2021" tulis BEM SI.

"Jika bapak masih saja diam tidak bergeming, maka kami bersama elemen rakyat akan turun ke jalan menyampaikan aspirasi yang rasional untuk bapak realisasikan," pungkas BEM SI.

TAGS:

Share This Story

RELATED STORIES

Loading interface...