Anak Diserang DBD? Perhatikan Beberapa Hal Berikut
ilustrasi
Kesehatan

Anak Diserang DBD? Perhatikan Beberapa Hal Berikut

Rabu, 8 Apr 2020 | 11:45 | Rusmanto

Cara meningkatkan imunitas anak yang mengalami DBD

Selain minum banyak air putih, orangtua bisa membantu meningkatkan sistem imunitas anak yang mengalami DBD dengan konsumsi vitamin C. Salah satunya dengan jus buah jambu biji (guava). 

Vitamin C di dalam jambu biji dapat menutrisi tubuh anak. Vitamin C memegang peranan penting dalam mengelola sistem imunitas tubuh. Konsumsi jus jambu biji mampu melawan bakteri dan virus penyebab infeksi penyakit.

Rasanya yang manis membuat jus jambu biji disukai oleh anak-anak. Anda bisa memberikan jus ini setiap hari kepada anak untuk meningkatkan daya tahan tubuh dalam melawan DBD.

Adapun satu kondisi yang tidak terlepas dari DBD, yaitu penurunan trombosit. Jumlah trombosit normal pada anak mencapai 150.000-450.000. Dalam kasus DBD yang serius, anak yang mengalami trombosit sangat rendah memerlukan transfusi darah untuk meningkatkan trombositnya. 

Vitamin C di dalam jambu biji membantu peningkatan trombosit. Di sini Vitamin C dapat membuat tubuh mengabsorbsi zat besi dari nutrisi makanan. Ketika zat besi diserap tubuh secara baik, maka sumsum tulang belakang mampu memproduksi sel darah termasuk trombosit.

Vitamin C membantu penyerapan zat besi optimal. Maka itu, anak juga perlu mengonsumsi beragam protein dengan kandungan zat besi, seperti dada ayam tanpa lemak untuk mendukung produksi trombosit.

Di samping membantu meningkatkan trombosit pada anak yang DBD, vitamin C juga berperan melindungi tubuh infeksi pernapasan atas. Mengutip dari hasil jurnal Nutrients, vitamin C digunakan untuk mencegah dan mengobati infeksi saluran pernapasan dan infeksi sistemik (penyakit yang infeksinya menyebar ke beberapa organ).

Terutama di tengah pandemik COVID-19. Agar sistem imun anak lebih kuat, dibantu dengan asupan vitamin C. Salah satunya melalui jus jambu biji. Sistem imun yang kuat membuat tubuh dapat melawan penyakit terkait pernapasan, seperti COVID-19.

Laman Drugs mengatakan orang yang kurang mengonsumsi vitamin C, cenderung memiliki risiko tinggi terhadap COVID-19. Ini dikarenakan sistem imun yang lemah dalam bertindak melawan infeksi penyakit. Oleh karenanya, penting mengajak anak untuk konsumsi vitamin C secara rutin agar daya tahan tubuhnya pun terjaga untuk mencegah penyakit, seperti COVID-19.

Kembali bicara soal DBD, agar anak lekas sehat, tetap konsumsi vitamin C, ikuti perawatan dan pengobatan yang direkomendasikan oleh dokter. Dengan begitu, daya tahan tubuh anak akan kembali secara bertahap dan anak akan pulih.

 

 

 

 

 

 


Artikel ini telah tayang di hellosehat.com dengan judul "Tips Cepat Meningkatkan Imunitas Anak Saat DBD"
 

TAGS:
imunitas anakDBD

RELATED STORIES

Loading interface...