Anak Personil Seventeen Mengorek Makam Ayahnya Karena Rindu

Cindy Cesilia

Dipublikasikan 3 tahun yang lalu • Bacaan 1 Menit

Anak Personil Seventeen Mengorek Makam Ayahnya Karena Rindu
Foto:Youtube

Winnetnews.com - Kalian pasti masih ingat dengan kejadian tsunami yang menimpa band Seventeen? tentunya masih dong. Bencana alam ini terjadi di Selat Sunda pada 22/12/2018 lalu.

Salah satu korban meninggal adalah personil Sventeen, Herman Seventeen.  Kesedihan masih sangat terasa di keluarga mendiang Herman, anak Herman, Hisyam mengorek makam ayahnya karena saking rindunya dengan mendiang ayahnya itu.

Cerita sedih ini dikisahkan istri dari mendiang Herman Seventeen Juliana Moechtar. Setelah empat puluh kepergian mendiang Herman, keluarga besar mengadakan ritual mandi di atas pusara untuk putra Herman Seventeen.

Ritual mandi di atas pusara ini merupakan adat Tidore agar keluarga almarhum dapat melupakan kerinduan dan kesedihannya kepada orang yang sudah meninggal dunia.

Setelah dimandikan diharapkan anak-anak tidak terlalu mengingat sosok almarhum.

"Jadi tadi dimandiin itu sebenarnya Fuza kan selalu keinget sama almarhum, jadi setiap pagi bangun pasti yang ditanyain papanya. Jadi dimandiin biar hatinya agak tenang," kata Juliana seperti yang dikutip akun Youtube Trans 7.

Tidak berbeda jauh dengan anak pertama, anak kedua pun juga sangat merindukan kehadiran ayahnya. Hisyam sampai lari ke makam sendiri untuk mencari ayahnya.

Hisyam pun sampai mengorek-ngorek tanah makam untuk mencari sosok ayahnya. "Kayak tadi tuh gak sengaja anak kedua tiba-tiba ke makam, dia ngomong di makam sendiri, Hisyam, dia ngorek-ngorek tanah, dia bilang kok Hisyam udah ngorek tanah gak ada papa ya di dalem, dia ngomong gitu, dan dia sendiri, itu ada yang ngeliatin dari jauh," tambah Juliana Moechtar.

Lokasi makam mendiang, Herman Seventeen memang tidak jauh dari rumah ayahnya. "Alhamdulilahnya makam gak begitu jauh dari rumah. Tadi aja saya gak tahu dia langsung lari ke sana, itu kan berarti rasa kangen dia ya, rasa pengen ketemu, gitu," jelas Juliana Moechtar.

TAGS:

Share This Story

RELATED STORIES

Loading interface...