Apa yang Dimaksud dengan Diet <em>Intermittent Fasting</em>?
ilustrasi
Kesehatan

Apa yang Dimaksud dengan Diet <em>Intermittent Fasting</em>?

Jumat, 8 Nov 2019 | 07:03 | Rusmanto
Winnetnews.com - Intermittent fasting adalah salah satu diet (ada yang menyebutnya gaya hidup) yang bisa membuat Anda jadi lebih sehat. Bahkan, ada kemampuan penurunan berat badan hingga peningkatan HGH. Diet ini bisa dijalankan pada siapa saja, tapi amankah kalau diet ini dijalankan oleh wanita hamil?

Mengenal Intermittent Fasting

Intermittent fasting adalah pengaturan pola makan dengan tujuan memaksimalkan fungsi hormon di dalam tubuh. Secara umum tidak ada pembatasan kalori atau bisa disesuaikan dengan kebutuhan harian. Namun, pembatasan hanya dilakukan pada waktu makannya saja, mirip dengan puasa.

Seseorang yang menjalani intermittent fasting hanya boleh makan pada jendela makan tertentu. Umumnya waktu makan ini sekitar 8 jam dan waktu untuk puasa sekitar 16 jam. Selama waktu puasa, Anda tidak diperkenankan makan sesuatu yang berkalori, air masih boleh dikonsumsi karena tidak ada kalorinya.

Ketika menjalankan intermittent fasting, seseorang tidak akan makan di pagi hari atau sarapan. Umumnya sarapan baru boleh dilakukan saat siang hari atau sekitar pukul 12.00 dan akan diakhiri pada pukul 20.00 setiap harinya. Pada jam makan ini Anda boleh makan apa pun asal tidak terlalu berlebihan.

Protokol umum dari diet atau gaya hidup ini hanya makan selama 8 jam dan puasa 16 jam. Namun, beberapa orang atau praktisi ada yang memodifikasi jam makannya jadi lebih pendek seperti 6, 4, atau hanya 1 jam saja. Selebihnya mereka akan menekan kalori yang masuk ke dalam tubuh.

Intermittent fasting bisa dilakukan setiap hari dan dijadikan gaya hidup setiap harinya. Orang yang menjalankan intermittent fasting bukan hanya mereka yang mengalami obesitas saja. Anda yang sudah memiliki bentuk badan bagus juga boleh melakukannya.

TAGS:
Intermittent fastingdiet

RELATED STORIES

Loading interface...