Awas! Nge-Like Postingan Nyinyir di Medsos Bisa Buat PNS Dipecat
Foto: The Independent
Nasional

Awas! Nge-Like Postingan Nyinyir di Medsos Bisa Buat PNS Dipecat

Senin, 14 Okt 2019 | 14:42 | Amalia Purnama Sari

Winnetnews.com - Apartur Sipil Negara (ASN) saat ini harus lebih berhati-hati menggunakan media sosial. Pasalnya, jika ketahuan mengunggah kiriman nyinyir atau julid di media sosial bisa dihukum, atau paling berat bisa dipecat.

Hal ini diperparah dengan adanya Surat Edaran BKN kepada PPK tentang Pencegahan Potensi Gangguan Ketertiban dalam Pelaksanaan Tugas dan Fungsi PNS yang terbit 2018 lalu. Surat tersebut menyatakan bahwa menyebarluaskan pernyataan atau ujaran kebencian di media sosial bisa membuat ASN dihukum.

“Menyebarluaskan pendapat yang bermuatan hujatan kebencian sebagaimana dimaksud pada huruf A dan huruf B baik secara langsung ataupun melalui media sosial (share, broadcast, upload, retweet, regram, dan sejenisnya),” begitu bunyi poin 6 huruf c dalam Surat Edaran, dikutip dari Detik.com, Senin (14/10).

Tidak hanya itu, para PNS yang ketahuan memberi respon (like dan love) dalam medsos akan ditindak. Hal ini tertulis dama poin 6 huruf f: Menanggapi atau mendukung sebagai tanda setuju pendapat sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b dengan memberikan likes, love, retweet, regram, atau comment di media sosial.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan mengatakan jika hukuman yang akan diberikan kepada PNS beragam jenisnya. Mulai dari hukuman ringan berupa teguran, hingga hukuman sedang berupa penundaan naik pangkat dan gaji. Hukuman terberat yang bisa diperolah oleh PNS adalah pemecatan atau pemutusan hubungan kerja.

“Jadi sesuai PP 53 tahun 2010, ini dilakukan untuk mendisiplinkan ASN. Ringannya itu teguran lisan dan tertulis atau pernyataan tidak puas. Terus bisa meningkat ke tingkat tengah dan berat, bentuknya berupa penundaan kenaikan pangkat atau penundaan kenaikan gaji selama setahun. Tingkatan paling tinggi adalah pemberhentian dengan hormat atas tindak permintaan sendiri dan pemberhentian dengan tidak hormat atas tidak permintaan sendiri,” pungkas Ridwan.

TAGS:
PNSasnMedia Sosialnyinyir di media sosial

RELATED STORIES

Loading interface...