Awas! Sering Cek Ponsel saat Bangun Tidur Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Bangun tidur langsung melihat ponsel. (Foto: Shutterstock)
Lifestyle

Awas! Sering Cek Ponsel saat Bangun Tidur Bisa Ganggu Kesehatan Mental

Senin, 30 Des 2019 | 10:35 | Farah Faryan

Winnetnews.com - Kemajuan teknologi membuat kita melakukan segala hal menjadi mudah. Penggunaan ponsel pun kian tak terhindarkan. Apalagi bagi orang dengan pekerjaan yang menuntut untuk standby setiap saat di hadapan ponselnya. Akan tetapi banyak masyarakat di sekeliling kita yang tidak menyadari dampak buruk atau efek samping yang akan kita rasakan dari kebiasaan ini, yang mana justru membahayakan tubuh kita sendiri .

Kita sering langsung membuka ponsel begitu mata mulai membuka dari tidur. Entah itu mengecek email, membalas chat, atau sekedar scrolling media sosial, mencari informasi terbaru. Tentu kebiasaan ini hanyalah persoalan sepele dalam pandangan mereka. Namun, jika terus-menerus dilakukan akan berakibat fatal dan perlahan-lahan mengganggu kesehatan mental pada diri kita.

Riset tahun 2007 yang terbit di Journal of Neural Transmission mengidentifikasi paparan cahaya biru sebagai peningkatan kinerja kognitif. Kemudian, studi 2011 yang terbit di Journal of Applied Physiology menemukan, cahaya biru menekan hormon melatonin pada otak manusia.

Menurut pandangan narasumber yang saya jumpai sebagai pelaku yang sering melakukan hal tersebut mereka sudah terbiasa dengan aktivitas rutin tersebut saat bangun tidur. Mereka justru akan merasakan kehilangan kebiasaan apabila aktivitas tersebut tidak mereka lakukan.

I am fine, selama saya enjoy melakukan kebiasaan tersebut kenapa saya harus khawatir dengan mental saya,” tuturnya.

Akan tetapi, ahli psikologi yang saya jumpai di Jakarta Barat punya pendapat yang berbeda. Dia menegaskan bahwa kebiasaan tersebut menimbulkan dampak negatif yang berbahaya apabila kita mengabaikannya. 

“Memang kita merasakan ini bukan suatu hal yang besar tapi lama-kelamaan kalau kita abaikan, penyakit mental tanpa kita sadari itu mulai berdatangan dan pastinya kita akan merasa lebih malas beraktivitas karena asik kepoin social media dan rasa kecemasan meningkat jika ada hal-hal yang berlawanan dengan apa yang dipikirkannya saat itu,” jelasnya.

Berikut ini merupakan dampak negatif yang akan kita rasakan jika terlalu sering mengecek ponsel saat bangun tidur di pagi hari:

Pertama, mudah merasa cemas di pagi hari. Terlebih lagi apabila mengenai soal pekerjaan yang tak kunjung kelar dan malah bertambah banyak tugas dari atasan dengan ditentukannya deadline melalui whatsApp.

Kedua, yang ada di pikiran kita hanyalah informasi. Ketika pikiran kita seharusnya fresh dan lapang di pagi hari. Kita memilih membuatnya kewalahan menyerap beragam informasi dari notifikasi.

Ketiga, berkurangnya tingkat produktivitas dan kreativitas. Ini sangat merugikan diri sendiri sebab setiap manusia memiliki tingkat kecerdasan yang cukup, sementara itu dengan pengaruh gadget membuat kita bersikap malas untuk bergegas cepat di pagi hari.

Keempat, mata kita jadi mudah lelah dalam menerima informasi melalui smartphone dikarenakan sinar biru yang terlalu sering menyoroti kornea mata kita sehingga sering terjadi bertambahnya tingkat rabun jauh pada mata kita.

Kelima, menjadi badmood. Belum melakukan aktivitas apa-apa, kita sudah dibuat jengkel atau bahkan iri dengan kehidupan orang lain di media sosial yang tampak lebih bahagia. Kita sudah sibuk membandingkan diri dengan orang lain. Hal ini justru memperburuk kondisi mental pada diri kita.

Adapun beberapa alasan yang membuat kita langsung mengecek ponsel saat bangun tidur :

  1. Ketidaksengajaan ingin mematikan alarm di ponsel.
  2. Banyaknya notifikasi chat yang berbunyi dan muncul dilayar depan membuat kita ingin mengetahui dari siapa dan apa isi chat yang masuk.
  3. Memang keinginan si pemilik ponsel untuk membuka handphone dengan melihat berita terbaru dari akun social media miliknya.

Selain langsung mengecek ponsel saat bangun tidur ada baiknya kita terbiasa untuk melakukan hal yang lebih bermanfaat seperti minum air putih/air perasan lemon, lalu  berolahraga agar badan tetap sehat dan bugar, bergegas mandi serta melakukan aktivitas rumah untuk para ibu rumah tangga.

Steven Bartlett, 27 tahun, merupakan CEO of Social Chain asal Bostwana, Afrika, terkait kesehatan mental juga memberikan opini di akun Twitter-nya.

“Kesehatan mental Anda lebih penting daripada karier, uang, pendapat orang lain, acara yang menurut Anda akan Anda hadiri, suasana hati pasangan Anda dan keinginan keluarga Anda, atau penggabungan semuanya. Jika merawat diri sendiri berarti mengecewakan seseorang, maka biarkan orang itu kecewa,” tulisnya.

Untuk itu mari kita lebih peduli terhadap kesehatan mental diri masing-masing dan hindari kebiasaan buruk mulai dari hal kecil yang dianggap remeh oleh banyak kalangan yang tidak mengetahui dampak tersebut. (*)

 


---------------
Farah Faryan adalah mahasiswa London School of Public Relations Jakarta.
*) Opini penulis dalam artikel ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi Winnetnews.com.

 

TAGS:
kesehatan mentalteknologiponselMedia Sosialmengecek ponsel saat bangun tidurdampak buruk

RELATED STORIES

Loading interface...