Bahaya Memposting atau Berkomentar Negative di Social Media
Sumber Foto : Istimewa
Edukasi Umum

Bahaya Memposting atau Berkomentar Negative di Social Media

Rabu, 13 Feb 2019 | 11:38 | Oky

Winnetnews.com - Di era dimana adanya media sosial kita dipermudah menjalin hubungan sosial dengan orang yang mungkin jauh dan terpisah jarak dan waktu dengan kita  disamping soal komunikasi antar jarak dan waktu kita juga bebas mengeluarkan pendapat, berkomentar semau kita dan sesuai dengan apa yang ada dipikiran kita, namun hal tersebut memudahkan kita juga sebagai pengguna untuk langsung mengeluarkan pendapat tanpa berpikir apa yang akan terjadi kedepannya, contohnya ketika kita sedang beraspirasi atau menumpahkan kekesalan kita di media sosial, kita langsung mencurahkannya tanpa memikirkan apa yang diasumsikan orang lain terhadap kita, contoh kedua misalkan kita tidak suka dengan oranglain dan kita memutuskan untuk memposting di IG story yang menceritakan tentang orang tersebut atau bahkan sampai berkomentar/Mengirimkan Message melalui Direct Message di akun Instagram orang tersebut dan kita melakukan itu semua tanpa pikir panjang dan tanpa memikirkan apa yang akan dirasakan oleh orang tersebut, dan apa yang akan terjadi pada orang tersebut ketika membaca komentar yang diberikan atau ditujukan untuknya.

Maka dari itu adanya campaign ini mengajak untuk generasi muda untuk menjadi pengguna yang bijak tanpa adanya negative comments, hate speech yang ada di sosial media dan mulai untuk memberikan inspirasi bagi sekitar, menyebarkan hal-hal positif dan mengkritik &saran sesuai dengan ketentuan yang ada dengan ntujuan membangun dan berharap orang atau pihak yang kita kritik bisa jadi lebih baik tanpa bertujuan menjatuhkan dan menjelekkan atau bahkan sampai membuat pihak tersebut merasa terasingkan, tertekan dan merasa terintimidasi dengan apa yang kita katakan dan melalui campaign ini juga mengajak untuk mulai saling berempati satu sama lain, lebih belajar menghargai dan berpikir sebelum berkomentar ataupun memposting sesuatu karena lewat tindakan tindakan kecil seperti itu kita bisa merubah media sosial menjadi kembali seperti tujuan awalnya dan jadi yang semestinya.

Fungsi Media Sosial

  • Memperluas interaksi sosial manusia dengan memanfaatkan teknologi internet dan website.
  • Menciptakan komunikasi dialogis antara banyak audiens (many to many).
  • Melakukan transformasi manusia yang dulunya pemakai isi pesan berubah menjadi pesan itu sendiri.
  • Membangun personal branding bagi para pengusaha ataupun tokoh masyarakat.

Sebagai media komunikasi antara pengusaha ataupun tokoh masyarakat dengan para pengguna media sosial lainnya:

Tujuan Media Sosial

  1. Aktualisasi Diri

    Bagi sebagian besar orang, media sosial merupakan tempat untuk aktualisasi diri. Mereka menjunjukkan bakat dan keunikan di media sosial sehingga dapat dilihat banyak orang. Tidak heran kenapa saat ini banyak artis berlomba-lomba untuk terkenal di media sosial mereka.
  2. Membentuk Komunitas

    Komunitas online sangat mudah ditemukan saat ini, baik itu di situs forum maupun di situs social network lainnya. Media sosial menjadi wadah tempat berkumpulnya masyarakat online yang memiliki minat yang sama untuk saling berkomunikasi dan bertukar informasi atau pendapat.
  3. Menjalin Hubungan Pribadi

    Media sosial juga berperan penting dalam aktivitas menjalin hubungan personal dengan orang lain secara pribadi. Ada banyak sekali pengguna media sosial yang menemukan pasangan hidup, sahabat, rekan bisnis, di media sosial.
  4. Media Pemasaran

    Pengguna media sosial yang jumlahnya sangat banyak tentu saja menjadi tempat yang sangat potensial untuk memasarkan sesuatu. Bisnis online yang banyak berkembang sekarang ini banyak dipengaruhi oleh media sosial sebagai tempat promosi.

Dampak Positif dan Negatif Social Media

Dampak positif

  • Untuk menghimpun keluarga, saudara, kerabat yang tersebar
    Dengan jejaring sosial ini sangat bermanfaat dan berperan untuk mempertemukan kembali keluarga atau kerabat yang jauh dan sudah lama tidak bertemu, kemudian lewat dunia maya hal itu bisa dilakukan.

  • Sebagai media penyebaran informasi
    Informasi yang up to date sangat mudah menyebar melalui situs jejaring sosial. Hanya dalam tempo beberapa menit setelah kejadian, kita telah bisa menikmati informasi tersebut.

  • Memperluas jaringan pertemanan.
    Dengan menggunakan jejaring sosial, kita bisa berkomunikasi dengan siapa saja, bahkan dengan orang yang belum kita kenal sekalipun dari berbagai penjuru dunia. 

  • Situs jejaring sosial membuat anak dan remaja menjadi lebih bersahabat, perhatian, dan empati

  • Sebagai sarana untuk mengembangkan keterampilan dan sosial
    Pengguna daapat belajar bagaimana cara beradaptasi,bersosialisai dengan publik dan mengelola jaringan pertemanan.

  • Internet sebagai media komunikasi
    Setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia.

  • Media pertukaran data
    Dengan menggunakan jaringan situs-situs web para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.

  • Sebagai media promosi dalam bisnis
    Hal ini memungkinkan para pengusaha kecil dapat mempromosikan produk dan jasanya tanpa mengeluarkan banyak biaya.

Dampak Negatif :

  • Individual
    Menjadikan sosial media lahan untuk berkomunikasi yang utama dan mengakibatkan rasa individualitas yang muncul ketika lagi berkumpul bersama.

  • Menyebarluasnya informasi palsu/Hoax
    Validitas informasi menjadi persoalan besar di era digital. Berita palsu memang sudah eksis sejak dulu kala. Hanya saja kini, penyebarannya lebih luas karena ditopang oleh infrastruktur digital.

  • Cyberbullying
    Konten sosial media sangat beragam. Tak jarang, teks-teks, meme, foto, dan sebagainya begitu offensif sampai menyerang sisi personal penggunanya. Hinaan, cacian, makian, cercaan kini bisa dengan mudah dilontarkan online.

  • Kriminalitas
    Kriminalitas yang dipicu oleh aktivitas di media sosial ebut contohnya penculikan, pemerkosaan, yang dikarenakan berkenalan dengan orang yang tak dikenal lewat media sosial

Yang banyak terjadi pada saat ini adalah media sosial sudah tidak sesuai dengan tujuan dan fungsi yang sebenarnya, dan malah berbalik disalahgunakan dan banyak menimbulkan dampak-dampak yang negative dan mengakibatkan hal yang tidak sesuai dengan apa yang dii-inginkan, maka dari itulah kampanye ini diadakan dimana lewat kampanye ini diharapkan bisa merubah pola pikir generasi millenial dan diharapkan berkurangnya adanya bentuk hatespeech dan komentar negative di postingan atau kolom komentar. Melainkan digantikan denga saling support dan bisa menjalin komunikasi yang baik.

Kasus-Kasus yang telah terjadi :

image0

image1

Hal ini juga terjadi dikalangan para artis :

Dalam video tersebut Brisia Jodie bercerita tentang pengalaman buruknya terhadap haters yang kerap memberikan hate speech di media sosialnya (Instagram) melalui Direct Message dan kolom komentar, dan hal tersebut membuat Jodie merasa sedih karena tidak tahu apa salahnya dan jodie juga melontarkan perntanyaan kepada hatersnya, Jodie menanyakan apa salahnya, dan Jodie juga mengatakan apa “mereka tidak memikirkan apa yang dirasakan olehnya?” dan Jodie juga mengatakan tentang perasaan keluarganya kalau tahu dirinya diberikan tanggapan-tanggapan negative bahkan sampai kepada kata-kata yang tidak layak untuk disampaikan.

Tanggapan orang akan hal ini :

Kebanyakan banyak pihak yang penulis wawancara pernah menjadi korban tapi kadarnya tidak separah yang sampai merasa terpojokan atau terintimidasi atau bahkan sampai depresi dan terganggu mentalnya, akan tetapi dari hal yang sederhana/kecil saja itu sudah bisa mengganggu hubungan antara si pelaku dan korban serta sempat membuat korban merasa sangat amat bersalah padahal hal itu tidak sepenuhnya salah si korban, dan hal ini berdampak pada hubungan sosial antar keduanya

Kesimpulan :

Lewat dari kasus-kasus yang ada, dapat disimpulkan banyak pihak yang masih belum memahami betul apa tujuan dan fungsi utama dari diciptakannya media sosial, dan masih banyak pihak yang tidak menggunakan media sosial sebagaimana media sosial dimunculkan, di era ini banyak pihak yang merasa memiliki lahan untuk beraspirasi (Free Speech) tanpa memikirkan apa yang akan dirasakan oleh pihak lain dan seringkali juga bayak pihak yang bersembunyi dibalik kata “Free Speech” untuk menyampaikan Hate speechnya,

Demikian pembahasan dalam artikel ini, Besar harapan saya penulis agar artikel ini dapat bermanfaat bagi khalayak yang membaca, dan semoga lewat artikel ini pembaca bisa memahami maksud dan tujuan utama dari media sosial yang sebenarnya dan bisa sama-sama belajar bagaimana menjadi pengguna media

sosial yang bijak agar bisa di menjadi dampak yang positif dan dapat menjadi anak muda yang bisa dicontoh. Karena keterbatasan pengetahuan dan referensi yang ada, Penulis menyadari artikel ini masih jauh dari kata sempurna maka dari itu diharapkan untuk adanya kritik dan saran yang kiranya bisa sama-sama membangun agar lebih baik kedepannya, Sekian dan Terimakasih.

 

Ditulis oleh Felisitas Adriani

Mahasisiwi London School of Public Relations

TAGS:
social mediaMedia Sosialdampak negatif

RELATED STORIES

Loading interface...