Bank Dunia: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Melambat 5% di Kuartal IV 2019
Ilustrasi investasi. [Foto: Bidikdata.com]
Ekonomi dan Bisnis

Bank Dunia: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Melambat 5% di Kuartal IV 2019

Kamis, 12 Des 2019 | 14:35 | Khalied Malvino

Winnetnews.com - Pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi hanya berkisar di angka 5% hingga kuartal IV 2019. Ramalan Bank Dunia tersebut diakibatkan sejumlah faktor internal dan eksternal lantaran pertumbuhan ekonomi global yang kini juga tengah pelik.

Kepala Ekonom Bank Dunia untuk Indonesia, Frederico Gil Sander menyebutkan jika tahun 2019 merupakan momen paling sulit bagi Indonesia. Ia memperkirakan ekonomi Indonesia justru melambat menjadi 5% jelang awal tahun 2020.

"(Perlambatan ekonomi ini) terutamanya terjadi karena perlambatan pertumbuhan investasi,” terang Sander dalam acara Closing Bell CNBC Indonesia, Rabu (11/12).

Sander juga mengatakan bahwa proyeksi pertumbuhan di angka 5% ini juga didukung oleh meredanya ketidakpastian politik di dalam negeri.

"Sekarang saya berpikir bahwa sebagian ketidakpastian politik telah diselesaikan sehingga saya berpikir bahwa akan ada sedikit pengembalian investasi yang berorientasi domestik ... yang dapat membantu menjaga ekonomi tetap di 5% untuk 2019."

Sementara pada tahun 2020, World Bank memproyeksikan ekonomi Indonesia naik menjadi 5,1%. Ini dikarenakan akan ada pemulihan dalam ekonomi global, meski lingkungan perdagangan diperkirakan akan lebih buruk dari rata-rata 2019.

Sebelumnya pada Juli 2019 lalu, Bank Dunia memproyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh 5,1% di 2019 dan 5,2% di 2020.

"Jadi kami benar-benar memproyeksikan peningkatan moderat pada tahun 2020 yang didasarkan masih pada risiko yang lebih tinggi dari ketegangan perdagangan, jenis investasi yang menurun, pertumbuhan yang menurun tetapi lebih baik dari tahun 2019."

"Jadi itu sebabnya kami memproyeksikan peningkatan pertumbuhan di Indonesia dari 5% menjadi 5,1% tahun depan berdasarkan ini, sedikit lebih diuntungkan dari kondisi global," jelasnya. [cnbc]

TAGS:
Bank DuniaPertumbuhan EkonomiIndonesiamelambatkuartal IV 2019inveKepala Ekonom Bank DuniaFrederico Gil Sanderketidakpastian politik

RELATED STORIES

Loading interface...