BBM Turun Tapi Kenapa Sembako Tetap Mahal?

Muhammad Takdir
Muhammad Takdir

BBM Turun Tapi Kenapa Sembako Tetap Mahal?
WinNetNews.com - Harga sejumlah kebutuhan pokok di kabupaten Rembang, Jawa Tengah, justru mengalami kenaikan, padahal pemerintah sudah menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM). Pedagang beralasan menunggu perkembangan seminggu ke depan, menyesuaikan dengan harga dari distributor.

Harga beberapa kebutuhan pokok yang naik di antaranya, telur dari Rp22 ribu menjadi Rp24 ribu per kilo gram. Kemudian minyak goreng curah, yang semula Rp8 ribu menjadi Rp9 ribu. Selain itu, gula pasir dari Rp11 ribu melambung menjadi Rp13 ribu per kilogram.

Kondisi serupa juga terjadi pada barang-barang seperti rokok dan sabun. Di pasar Pamotan, Rembang misalnya, kondisi hari ini jauh lebih sepi dibandingkan sebelumnya. Diduga daya beli semakin merosot, karena masyarakat yang umumnya berprofesi sebagai petani, belum ada penghasilan dari panen dan masih fokus memulai bercocok tanam padi.

Sejumlah pedagang menganggap, penurunan harga BBM belum berpengaruh terhadap turunnya kebutuhan pokok. Menurut mereka, jika harga dari pemasok turun, pedagang di tingkat pengecer baru bisa diturunkan.

Kondisi tersebut menuai keluhan dari para pembeli. Mereka menganggap harga sejumlah kebutuhan pokok masih cukup tinggi. Meski efek positif penurunan harga BBM belum terasa, namun konsumen masih menunggu seminggu ke depan.

(seperti dilansir Okezone)