Belum Resmi Dukung Jokowi, KSPI Minta 3 Jatah Menteri
Sumber : Istimewa
News

Belum Resmi Dukung Jokowi, KSPI Minta 3 Jatah Menteri

Minggu, 1 Apr 2018 | 07:03 | Oky

Winnetnews.com - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal terang-terangan meminta jatah menteri jika Joko Widodo (Jokowi) kembali terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia (RI).

Hal itu dikatakan Said sebagai imbal jasa KSPI telah mendukung Jokowi dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

"Kami minta ditempatkan menteri," ujar Said Iqbal dalam diskusi di kawasan Tebet, Jakarta, Sabtu (31/3).

Menurut Said, dirinya memang sengaja buka-bukan meminta jatah menteri ke Jokowi. Ketimbang malu-malu namun di belakangnya ada kontrak politik.

"Sebenarnya saya nggak malu katakan ini, daripada pura-pura minta di belakangnya," katanya.

Tak tanggung-tanggung, Said meminta dua sampai tiga anggotanya menjadi menteri yang bersinggungan langsung dengan buruh. Misalnya, Menteri Pendidikan karena selama ini banyak guru-guru honorer yang belum diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

"(Kalau anggota buruh jadi mendikbud) karena akan bisa mengangkat ‎(guru honorer jadi PNS). Karena guru honor saja anggota KSPI ada 1,7 juta," ungkapnya.

Kemudian, lanjutnya, jika permintaan tersebut tak dikabulkan dia memastikan bahwa buruh tidak akan mendukung Jokowi ‎di Pilpres 2019 mendatang.

"Kalau dia (Jokowi) nggak mau kasih menteri, ya kita nggak dukung," pungkasnya.

‎Sebelumnya, Said Iqbal mengatakan para buruh siap sedia mendukung Jokowi di 2019. Asalkan, bila terpilih lagi menjadi presiden harus menghapus Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78/2015 tentang Pengupahan.

TAGS:
Jokowikspi

RELATED STORIES

Loading interface...