Benarkah Herd Immunity Bisa Menangkal Corona? Simak Ulasannya
ilustrasi
Kesehatan

Benarkah Herd Immunity Bisa Menangkal Corona? Simak Ulasannya

Kamis, 2 Apr 2020 | 06:47 | Rusmanto
Winnetnews.com -  World Health Organization (WHO) telah menyatakan Coronavirus (COVID-19) sebagai pandemi. Ilmuwan di seluruh dunia pun sedang mencari obat atau vaksin untuk meredakan wabah ini, salah satunya adalah opsi herd immunity. Ketahui apakah herd immunity (kekebalan kelompok) dapat mengatasi COVID-19.

Apa Itu Herd Immunity?

Herd immunity adalah tindakan pencegahan dari penyakit menular dengan cara membangun kekebalan kelompok dalam suatu komunitas. Ketika banyak orang yang sudah kebal terhadap infeksi tersebut, maka infeksi tersebut tidak mudah lagi ditularkan kepada siapa pun.

Sebagai contoh, jika seseorang yang memiliki campak dikelilingi oleh orang-orang yang sudah kebal atau sudah divaksinasi campak, maka penyakit campak tersebut tidak mudah ditularkan kepada orang lain. Kekebalan kelompok tersebut akan memberikan perlindungan kepada orang-orang lain yang lebih rentan seperti bayi dan orang tua, namun kondisi ini hanya berfungsi jika mayoritas komunitas tersebut telah divaksinasi terhadap risiko infeksi tertentu.

Sistem inilah yang dikabarkan juga dapat digunakan untuk mengatasi wabah Coronavirus. Pemerintah Inggris dan Belanda pun mengupayakan metode kekebalan kelompok ini ini sebagai salah satu tindakan pencegahan penyebaran Coronavirus selain kampanye jaga jarak fisik (physical distancing) dan karantina wilayah (lockdown).

Kekebalan kelompok ini umumnya digunakan untuk mengatasi infeksi khusus yang memiliki tingkat penyebaran tinggi. Sistem kekebalan kelompok ini dapat memperlambat penyebaran penularan virus dengan memvaksinasi lebih banyak populasi (bila ada vaksin) atau perawatan lain yang dikembangkan untuk mencegah perkembangan penyakit.

Walaupun demikian, butuh waktu dan usaha panjang untuk membangun kekebalan kelompok di sebuah populasi, kota, atau negara. Orang-orang yang sudah kebal dari penyakit tersebut tidak dapat menularkan virus atau penyakit tersebut lagi, namun masih memiliki risiko untuk mengembangkan infeksi. Terlebih lagi untuk mengatasi Coronavirus dimana wabah baru ini masih diteliti dan belum ditemukan vaksinnya.

TAGS:
kesehatanworld health organizationcoronavirusviruscoronaherd immunity

RELATED STORIES

Loading interface...