Benarkah Jerawat Muncul Akibat Jatuh Cinta?
ilustrasi
Lifestyle

Benarkah Jerawat Muncul Akibat Jatuh Cinta?

Kamis, 7 Nov 2019 | 19:15 | Rusmanto
Winnetnews.com -  “Jatuh cinta berjuta rasanya”. Kalimat itu mungkin pas untuk menggambarkan perasaan Anda yang sedang dimabuk asmara. Ada banyak sekali mitos seputar jatuh cinta yang mungkin pernah Anda dengar. Salah satu mitos yang kerap muncul yaitu jatuh cinta bikin jerawatan. Benarkah begitu?

Benarkah jatuh cinta bikin jerawatan?

image0

Selain perasaan yang dibikin campur aduk, tubuh juga mengalami banyak perubahan saat kita sedang jatuh cinta. Termasuk salah satunya hormon.

Menurut sebuah penelitian dalam jurnal Psychoneuroendocrinology, kadar hormon kortisol dalam tubuh orang yang baru jatuh cinta cenderung lebih tinggi ketimbangyang tidak sedang kasmaran.

Kortisol adalah hormon yang bertanggung jawab memicu reaksi stres. Maka, adanya peningkatan hormon kortisol menjadi penanda bahwa tubuh mengalami stres yang mungkin tidak Anda sadari. Stres itu sendiri merupakan salah satu pemicu munculnya jerawat, karena kadar hormon kortisol yang terlalu tinggi dapat memicu peradangan pada kulit.

Namun, stres saat jatuh cinta biasanya tidak berlangsung lama. Stres yang muncul cenderung ringan dan berlangsung sementara, sehingga tidak akan sampai memicu peradangan.

Stres yang Anda rasakan karena si dia mungkin tidak kunjung membalas chat akan segera tergantikan dengan perasaan bahagia bukan kepalang begitu ada notifikasi baru muncul di layar ponsel. Perasaan bahagia ini dipicu oleh produksi hormon bahagia dopamin yang dilepaskan otak saat membaca nama si dia di ponsel.

Ketika tubuh dibaniri hormon bahagia, tidak ada alasan bagi tubuh untuk melepaskan hormon stres yang memicu peradangan. Oleh karena itu, jatuh cinta tidak selalu pasti bikin jerawatan. Tubuh justru sedang sibuk-sibuknya memproduksi hormon bahagia selama Anda sedang kasmaran, sehingga kecil kemungkinannya jatuh cinta bikin jerawatan.

TAGS:
jerawatjatuh cinta

RELATED STORIES

Loading interface...