Benarkah Kebanyakan Makan Telur Bisa Picu Diabetes?
ilustrasi
Kesehatan

Benarkah Kebanyakan Makan Telur Bisa Picu Diabetes?

Jumat, 20 Nov 2020 | 14:25 | Rusmanto
Winnetnews.com -  Apa Anda suka mengonsumsi telur? Selain bisa dijadikan berbagai olahan masakan, telur digemari karena memiliki kandungan yang bermanfaat bagi tubuh. Misalnya, menjadi sumber protein yang baik dan berperan dalam penyembuhan luka. 

Meski begitu, telur juga terkenal akan kadar kolesterolnya yang tinggi, terutama pada bagian kuningnya. Menurut Kementerian Pertanian Amerika Serikat (USDA), 1 kuning telur mengandung 186,5 miligram kolesterol. 

Seperti yang banyak diketahui, kolesterol dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Kemudian, dalam studi terbaru, kebanyakan makan kuning telur juga disebut juga dapat memicu diabetes. 

Diabetes akibat Kebanyakan Makan Telur

image0

Melansir Science Daily, penelitian terbaru dari University of South Australia (UniSA) menyebut, konsumsi telur secara berlebih dapat meningkatkan risiko diabetes. 

Penelitian tersebut dilakukan pada sejumlah orang dewasa di China dari tahun 1991 hingga 2009. 

Peneliti menemukan, orang yang secara teratur mengonsumsi satu atau lebih telur setiap harinya (setara 50 gram) dapat meningkatkan risiko diabetes hingga 60 persen. 

“Pola makan merupakan faktor yang dapat diketahui dan dimodifikasi. Hal ini yang kemudian dapat berkontribusi dalam timbulnya diabetes tipe 2,” kata ahli epidemiologi dan kesehatan masyarakat di UniSA, dr. Ming Li. 

“Jadi, pemahaman yang baik tentang faktor makanan yang mungkin bisa memengaruhi prevalensi penyakit sangatlah penting,” sambungnya. 

Diketahui, dari 1991 hingga 2009, konsumsi telur masyarakat China meningkat hampir dua kali lipat. Pada saat itu pula, prevalensi diabetes di sana terus meningkat bahkan melebihi angka global. 

Meski begitu, dr. Li mengatakan masih diperlukan lebih banyak penelitian lain untuk mengetahui hubungan sebab-akibat antara konsumsi telur dengan diabetes. 

Hal senada juga diungkapkan oleh dr. Muhammad Iqbal Ramadhan. Ia menuturkan, penelitian yang menyebut kebanyakan konsumsi telur meningkatkan risiko diabetes sejatinya masih baru dan membutuhkan studi lebih lanjut. 

“Itu harus diteliti lebih lanjut. Memang beberapa penelitian yang ada bisa menyimpulkan hal tersebut, tapi belum bisa dijelaskan hubungan sebab-akibatnya,” jelas dr. Iqbal. 

TAGS:
kesehatanmakan telur

RELATED STORIES

Loading interface...