Benarkah Orang Cerdas Suka Menyendiri?
ilustrasi
Lifestyle

Benarkah Orang Cerdas Suka Menyendiri?

Jumat, 3 Apr 2020 | 07:15 | Rusmanto

Hubungan teori savanna dan orang cerdas suka menyendiri

image1

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, penelitian yang dilakukan untuk melihat alasan orang cerdas lebih suka menyendiri menggunakan teori psikologi evolusioner. Teori psikologi evolusioner tersebut ternyata berkaitan erat dengan teori savanna. 

Teori savanna merupakan prinsip dalam dunia psikologi yang digunakan oleh Satoshi Kanazawa, seorang psikolog asal Amerika Serikat. 

Teori ini mengusungkan bahwa tingkat kepuasan hidup seseorang tidak hanya berdasarkan apa yang terjadi pada masa kini. Akan tetapi, kepuasaan juga dapat didasarkan oleh reaksi nenek moyang yang mungkin terjadi saat ini. 

Maksudnya, kebanyakan orang yang tinggal di pemukiman padat penduduk cenderung kurang bahagia dibandingkan ketika berada di pedesaan. 

Hal ini merujuk pada kebiasaan leluhur yang jumlah penduduknya jauh lebih sedikit ketimbang saat ini, sehingga tidak menutup kemungkinan berada di keramaian justru tidak menyenangkan. 

Dilansir dari The Washington Post, kepadatan penduduk memiliki pengaruh terhadap kepuasan hidup. Hal ini dikarenakan keramaian mempunyai efek dua kali lebih besar pada orang dengan tingkat kecerdasan yang lebih rendah dibandingkan mereka yang pintar. 

Maka itu, kebanyakan orang cerdas kurang puas terhadap kehidupan mereka ketika sering bersosialisasi di tengah keramaian. Mereka lebih senang melakuka hal-hal yang produktif ketimbang bercengkrama dengan teman-temannya sendiri di kedai kopi. 

Selain itu, beberapa ahli percaya bahwa kecerdasan seseorang akan berevolusi seiring dengan berkembangkan sifat psikologis mereka ketika menyelesaikan masalah.

Sebagai contoh, orang yang hidup pada zaman dahulu merasa harus bersosialisasi sebagai salah satu cara untuk bertahan hidup. 

Sementara itu, di kehidupan sekarang, orang yang cerdas cenderung bisa menyelesaikan tantangan tanpa membutuhkan bantuan dari orang lain. Akibatnya, mereka mungkin kurang menghargai persahabatan karena merasa bisa sendiri. 

TAGS:
orang cerdasgaya hidupmenyendiri

RELATED STORIES

Loading interface...