Benarkah Risiko Stroke Bisa Ditekan dengan Konsumsi Kacang?
ilustrasi
Kesehatan

Benarkah Risiko Stroke Bisa Ditekan dengan Konsumsi Kacang?

Senin, 2 Sep 2019 | 21:17 | Rusmanto
Winnetnews.com - Belakangan ini ada kabar yang menyebut risiko stroke bisa ditekan dengan rutin makan kacang. Padahal kacang termasuk dalam camilan yang sangat sering kita konsumsi. Sebenarnya, apakah anggapan ini memang sesuai dengan fakta kesehatan?

Kaitan Antara Konsumsi Kacang dengan Risiko Stroke

Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan dalam World Congress of Cardiology, dihasilkan fakta bahwa mengonsumsi kacang minimal dua kali saja dalam seminggu sudah mampu menurunkan risiko kematian dini yang dipicu oleh penyakit kardiovaskular layaknya stroke dan serangan jantung hingga 17 persen.

“Kacang tinggi kandungan lemak jenuh. Kandungan protein, mineral, serat, vitamin, mineral, serta polifenol dan pitosterolnya juga sangat tinggi. Kandungan-kandungan ini bisa memberikan manfaat bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah,” ucap dr. Noushin Mohammadifard, penulis penelitian yang berasal dari Isfahan Cardiovaskular Research Institute.

Dr. Noushin juga menyebut konsumsi kacang secara rutin secara efektif mampu menurunkan risiko terkena penggumpalan darah, salah satu penyebab utama dari serangan jantung dan stroke yang mematikan.

Sebagai informasi, penelitian ini dilakukan tak hanya dengan memperhitungkan kebiasaan konsumsi rokok setiap hari. Faktor-faktor lainnya layaknya usia, gender, tingkat pendidikan, kebiasaan berolahraga, hingga kebiasaan merokok juga diperhitungkan.

Meskipun begitu, dr. Noushin juga menyarankan kita untuk lebih cermat dalam mengonsumsi kacang. Sebagai contoh, kacang panggang atau kacang yang disangrai tanpa adanya bahan tambahan lainnya tentu jauh lebih sehat dibandingkan dengan kacang yang digoreng. Kacang asin, kacang yang diberi tambahan tepung atau bumbu lainnya juga sebaiknya tidak kita konsumsi karena bisa saja memberikan dampak buruk bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah.

TAGS:
strokekacang tanah

RELATED STORIES

Loading interface...