Benarkah Ruangan Ber-AC Membuat Virus Corona Cepat Menular?
Penanganan virus corona di Cina (foto: Dok. Istimewa)
Kesehatan

Benarkah Ruangan Ber-AC Membuat Virus Corona Cepat Menular?

Selasa, 11 Feb 2020 | 09:35 | Amalia Purnama Sari

Winnetnews.com - Kepala Ilmuwan Kesehatan dari Departemen Kesehatan Singapura, Profesor Tan Chorch Chuan, mengatakan bahwa ada aksi nyata yang bisa dilakukan untuk menghindarkan diri dari virus corona.

Salah satu trik yang sudah mafhum di masyarakat adalah langkah mencuci tangan dengan bersih dan teratur. Namun banyak orang yang belum tahu bahwa mematikan AC ternyata bisa membuat virus sulit menular. Selain mematikan AC, masyarakat juga dihimbau untuk menyalakan kipas angin dan menghirup udara segar.

“Virus diketahui berkembang biak dengan baik di wilayah yang sejuk dan kering. Sedangkan di Singapura cuacanya panas dan kurang kondusif untuk berkembang. Jadi memang agak membingungkan,” kata Chuan, dilansir dari Strait Times, Selasa (11/02).

Di Singapura sendiri, kemungkinan penularan virus di luar ruangan lebih jarang terjadi. Dia mengatakan bahwa tidak bertahan lama di ruangan yang panas dan lembab. “Artinya, akan sulit bagi virus untuk melakukan replikasi jika suhu di atas 30 derajat Celcius dan kelembaban di atas 80 persen,” lanjutnya.

Profesro Hsu Li Yang, ketua program penyakit menular di Universitas Nasional Singapura (NUS), mengatakan bahwa air conditioner (AC) merupakan sesuatu yang tak membantu di Singapura, terutama saat musim panas. Tapi ruangan terutup yang cenderung lembab dan dingin bisa membantu penyebaran penyakit pernapasan.

Para ahli kemudian menyarankan masyarakat untuk tetap membuka jendela dan pintu untuk membuat ventilasi ruangan. Menurut WHO, dalam sebuah laporan, mengidentifikasi jika pasien dengan virus corona harus ditempatkan dalam ruangan dengan ventilasi yang baik.

Profesor Wang Linfa, direktur untuk program dalam penyakit menular NUS, mengatakan sinar ultra violet dan panas dari matahari dapat membunuh virus itu. "Jika Anda bisa tinggal di bawah matahari untuk sementara waktu, itu akan baik," tambahnya. "Vitamin D juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh."

TAGS:
virus coronacorona viruswabah virus coronaVirus WuhanWuhanvirusinfeksi viruswhopenularan virus

RELATED STORIES

Loading interface...