Beredar Video Porno Mardani Ali Sera, Begini Tanggapannya

Oky
Oky

Beredar Video Porno Mardani Ali Sera, Begini Tanggapannya Sumber foto : Istimewa

Winnetnews.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membenarkan soal laporan anggota DPR RI Mardani Ali Sera.

Mardani dikabarkan telah melaporkan akun Twitter @KakekDetektif yang mengunggah video tentang dirinya. Video tersebut dianggap hoaks dan provokatif.

“Iya benar, yang bersangkutan melapor diwakili kuasa hukumnya,” ujar Argo, Minggu (10/6/2018) lalu, dilansir kompas.com.

Pada laporan yang diterima Polda Metro Jaya, tertera nama Bazrial selaku pelapor.

Bazrial yang merupakan kuasa hukum Mardani ini menuturkan bahwa pada 5 Juni 2018, Mardani melihat sebuah postingan yang di -mention oleh @KakekDetektif.

“Dalam akun tersebut pemilik akun mem-posting video milik korban yang diduga sebelumnya telah diedit dengan menggabungkan video porn*o milik orang lain,” terang Bazrial dalam laporannya.

Selain soal video editan tersebut, pemilik akun juga dituding menuliskan keterangan yang provokatif.

Atas video yang diunggah dan keterangan yang ditulis akun @KakekDetektif, korban (Mardani) merasa dirugikan. Oleh karena itu, akhirnya korban melalui kuasa hukumnya melaporkan kejadian ini ke Polda Metro Jaya.

Laporan mereka diterima dengan nomor LP/3138/VI/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus. Sedangkan pemilik akun dianggap tanpa hak mendistribusikan dokumen elektronik yang memiliki muatan melanggar kesusilaan seperti dalam pasal Pasal 27 Ayat 1 dan atau Pasal 27 Ayat 3 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE atas Perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Bazrial juga membenarkan adanya laporan tersebut. Sayangnya, ia enggan menjelaskan lebih detail mengenai laporannya ke Polda Metro Jaya.

“Secara garis besar saya diberi kuasa bersama 4 orang tim yang lain untuk melaporkan akun di mana di akun Twitter itu video beliau diedit. Sudah itu saja ya, karena begini, saya harus sesuai amanah, amanahnya kalau mau detail langsung ke Pak Mardani,” ujar Bazrial, Sabtu (9/6/2018) lalu.