Berencana Serang Sejumlah Masjid, Polisi Jerman Tangkap 12 Ekstrimis Sayap Kanan
Foto: The Irish Times
Internasional

Berencana Serang Sejumlah Masjid, Polisi Jerman Tangkap 12 Ekstrimis Sayap Kanan

Selasa, 18 Feb 2020 | 15:30 | Khalied Malvino
Winnetnews.com - Pemerintah Jerman bekerjasama dengan aparat keamanan setempat berhasil mengamankan 12 anggota ekstrimis sayap kanan Jerman pekan lalu. Diduga, keduabelas anggota tersebut akan menyerang sejumlah masjid yang ada di Jerman dengan brutal dan massif.

Mengutip Republika.co.id, penyerangan itu direncanakan mirip seperti teror di Masjid Christchurch, Selandia Baru beberapa waktu lalu. Kepolisian Jerman telah melakukan investigasi terhadap 12 orang yang ditahan dalam penggerebekan polisi di seluruh Jerman, Jumat (14/2/2020).

Mereka terindikasi merencanakan serangan besar. Laporan media akhir pekan lalu juga menyebut kelompok itu bertujuan melancarkan beberapa serangan yang mengakibatkan jatuhnya korban massal secara simultan saat Muslim melakukan shalat berjamaah.

"Sangat mengejutkan apa yang telah diungkapkan di sini, bahwa ada sel-sel di sini yang tampaknya telah mengalami radikalisasi dalam waktu yang sangat singkat," kata Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Jerman, Bjorn Grunewalder, kepada wartawan di sebuah konferensi pers di Berlin.

Juru Bicara Kanselir Angela Merkel, Steffen Seibert mengatakan, sudah menjadi tugas negara dan tentu saja pemerintah untuk melindungi praktik agama yang bebas tanpa merujuk pada agama apapun itu.

"Siapa pun yang menjalankan agama mereka di Jerman dalam tatanan hukum kami harus dapat melakukannya tanpa terancam atau diancam," tukas dia.

Laporan media setempat mengatakan, kelompok itu berencana menggunakan senjata semi-otomatis untuk meniru serangan Maret lalu di Christchurch, Selandia Baru, di mana 51 orang terbunuh di dua masjid.

Tersangka pemimpin kelompok itu, yang diketahui oleh pihak berwenang dan yang rapat serta kegiatan obrolannya telah diobservasi, telah merinci rencananya pada pertemuan yang diselenggarakan dengan kaki tangannya pekan lalu.

Penyelidik mengetahui tentang hal itu dari seseorang yang menyusup ke dalam kelompok. Jaksa mengatakan mereka telah melakukan razia untuk menentukan apakah para tersangka sudah memiliki senjata atau persediaan lain yang dapat digunakan dalam serangan.

Pihak berwenang Jerman semakin mengalihkan perhatian mereka kepada kelompok ekstrem kanan bawah tanah negara itu sejak pembunuhan politikus lokal Walter Lubcke anggota konservatif Juni lalu, dan serangan Oktober terhadap sebuah sinagoge di kota Halle di timur.

Media lokal Jerman, Der Spiegel, melaporkan polisi mendata 53 orang yang termasuk dalam kelompok ekstrem kanan sebagai individu berbahaya yang dapat melakukan serangan kekerasan.

TAGS:
Jermanekstrimis sayap kananmasjidChristchurch

RELATED STORIES

Loading interface...