Berikut Bahayanya OTG COVID-19, Infeksi Tanpa Gejala
ilustrasi
Kesehatan

Berikut Bahayanya OTG COVID-19, Infeksi Tanpa Gejala

Kamis, 9 Apr 2020 | 06:58 | Rusmanto

Perbedaan OTG, ODP, dan PDP

Anda mungkin kerap dibuat bingung mengenai istilah-istilah terkait status COVID-19 pada seseorang yakni OTG, ODP, dan PDP. Agar semakin jelas, simak rangkuman perbedaan definisi di antara ketiganya (berdasarkan pemaparan Kemenkes) berikut ini!

1. Orang Tanpa Gejala (OTG)

Orang tanpa gejala adalah mereka yang tidak menunjukkan gejala terkait COVID-19 namun berpotensi tertular dikarenakan memiliki kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif.

Anda bisa masuk ke dalam kategori OTG COVID-19 ini apabila:

Merupakan seorang tenaga medis (dokter, perawat, petugas rumah sakit, dsb.) yang sedang melakukan penanganan medis terhadap PDP maupun positif COVID-19.
Riwayat kontak langsung atau berada di dalam satu ruangan (termasuk rumah, sekolah, tempat ibadah, dll.) dengan PDP maupun positif COVID-19.
Riwayat perjalanan bersama dengan PDP maupun positif COVID-19.

2. Orang dalam Pemantauan (ODP)

Orang dalam pemantauan (ODP) adalah istilah terkait virus Corona (SARS-CoV-2) untuk mendefinisikan seseorang yang mengalami gejala:

  • Demam di atas 38 derajat celcius
  • Batuk
  • Pilek
  • Sakit tenggorokan

Selain itu, seseorang yang masuk ke dalam kategori ODP ini ialah mereka yang dalam kurun waktu 14 hari terakhir sebelum timbulnya gejala memenuhi kriteria sebagai berikut:

  • Ada riwayat perjalanan atau tinggal ke negara yang melaporkan adanya transmisi lokal.
  • Ada riwayat perjalanan atau tinggal di wilayah domestik yang melaporkan adanya transmisi lokal.

Mereka yang berstatus ODP biasanya tidak akan menjalani rawat inap di rumah sakit, namun diwajibkan untuk menjalani isolasi mandiri selama 14 hari atau sampai kondisi kesehatan meningkat.

3. Pasien Dalam Pengawasan (PDP)

Sementara itu, pasien dalam pengawasan (PDP) adalah istilah yang digunakan untuk mendefinisikan seseorang yang memiliki kondisi sebagai berikut:

  • Infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) dengan gejala demam di atas 38 derajat celcius/batuk/sesak napas/sakit tenggorokan/pilek/pneumonia ringan hingga berat.
  • Ada riwayat perjalanan atau tinggal ke negara yang melaporkan adanya transmisi lokal.
  • Ada riwayat perjalanan atau tinggal di wilayah domestik yang melaporkan adanya transmisi lokal.
  • Ada riwayat kontak dengan seseorang yang positif COVID-19.
  • Membutuhkan perawatan medis di rumah sakit.

Itu dia informasi mengenai OTG virus Corona (COVID-19) yang perlu Anda ketahui. Siapa saja bisa terkena COVID-19, dan penyakit ini tidak selalu menunjukkan gejala.

Oleh sebab itu, ikuti anjuran untuk tetap berada di rumah selama memungkinkan, atau gunakan masker ketika harus ke luar ruangan guna meminimalisir risiko penyebaran virus ini. Semoga bermanfaat dan jaga selalu kesehatan diri Anda!

 

 

 

 

 

 

 

 

Artikel ini telah tayang di doktersehat.com dengan judul "OTG, Ketika Infeksi Virus Corona (COVID-19) Tidak Bergejala!

TAGS:
coronavirusviruscoronaOTG

RELATED STORIES

Loading interface...