Berkat Indigo, Indosat Punya Koneksi Langsung ke Amerika

Rusmanto
Rusmanto

Berkat Indigo, Indosat Punya Koneksi Langsung ke Amerika ilustrasi

WinNetNews.com - Indosat Ooredoo tengah membesut proyek kabel laut bernama Indigo. Bila telah rampung dibangun, operator seluler yang identik berwarna kuning merah itu akan punya koneksi langsung ke Amerika.

Proyek Indigo merupakan sistem kabel bawah laut yang sebelumnya dikenal dengan APX West & Central. Proyek tersebut hasil konsorsium antara AARNet, Google, Indosat Ooredoo, Singtel, Subpartners, dan Telstra yang bekerjasama dengan Alcatel Submarine Networks (ASN).

Pembangunan sistem kabel laut Indigo dibesut untuk menghubungkan Australia, Indonesia, hingga Singapura. Proyek ini untuk memenuhi kebutuhan data yang meningkat di wilayah tersebut.

"(Indigo) jadi jalur alternatif sambung ke Australia hingga Amerika Serikat, itu yang lebih penting, kalau (kabel laut) ke Singapura banyak. Nah, Indigo itu dari Perth terus ke Tasmania, Sydney, Guam terus ke Amerika. Paling gak ada alternatif lain," ucap Alexander Rusli, President Director & CEO Indosat Oooredoo, Rabu (10/5/2017).

Saat ini, kata Alex, proyek Indigo tengah mencari kontraktor untuk menggelar kabel laut sepanjang 9.000 kilometer dari Sydney, Perth, Jakarta hingga Singapura. Akan ada dua pasang serat optik yang dipasang dan dirancang punya kecepatan mencapai 18 terabit per detik. Sebagai ilustrasi, kapasitasnya cukup untuk menangani delapan juta video call conference kualitas HD secara bersamaan.

Saat proyek tersebut rampung pada pertengahan 2019 nanti, Indosat Ooredoo menjanjikan kualitas internet yang ditawarkan kepada pelanggan akan semakin baik.