Bokong Tepos Karena Duduk Terus , Mitos atau Fakta?

Aldina Putri Nst
Aldina Putri Nst

Bokong Tepos Karena Duduk Terus , Mitos atau Fakta? Sumber foto: Health Grid Id
Winnetnews.com - Untuk para pekerja kantoran, mahasiswa dan juga murid sekolah, duduk untuk jangka waktu yang panjang telah menjadi hal yang biasa dikesehariannya. Beberapa ungkapan terhadap kebiasaan tersebut juga sering diyakini beberapa orang akan menjadikan ‘bokong menjadi tepos’, ‘pinggul melebar’ dan ungkapan-ungkapan lainnya.

Karena seringnya terjadi rasa pegal serta nyeri di daerah pantat, timbul lah pertanyaan mengenai apa yang terjadi sebenarnya terhadap pantat ketika duduk dalam waktu yang lama? Apakah benar akan membuat bokong menjadi tepos?

Menurut seorang asisten profesor di Tuoro College of Medicine New York, bernama Niket Sonpal mengatakan bahwa duduk dalam jangka yang lama tidak akan menyebabkan pengempesan di pantat.

“Asalkan kita tetap rutin berolahraga di luar kantor, kamu tidak akan berhenti membangun otot di mana pun, termasuk bokong. Bisakah duduk terlalu lama menimbulkan masalah kesehatan? Ya. Tapi apakah itu berarti kamu akan kehilangan segala yang sudah kamu dapatkan selama olahraga? Tidak seperti itu,” jawab Sonpal, dalam situs Shape.

Namun, efek yang terjadi pada tubuh saat duduk dalam waktu yang lama adalah nyeri di punggung belakang. Untuk mencegah nyeri tersebut, aturlah posisi dudukmu dan kursi yang kamu tempat. Berikut ada beberapa pencegahan efektif yang bisa kamu lakukan.

1. Naikkan kursi agak lebih tinggi dari lutut dan jaga telapak kaki datar di lantai. 
2. Pastikan punggung bagian bawah memiliki penopang seperti punggung kursi yang tegak atau bantal.
3. Jaga bahu tetap rileks dan lurus, kepala di atas bahu. 
4. Layar komputer sebaiknya sejajar dengan mata atau agak di bawah.
5. Siku sejajar dengan tinggi meja dan pastikan dekat dengan meja sehingga tak perlu menjangkau papan ketik.

Selamat mencoba!