Bolehkah Penderita Kanker Payudara Menyusui?
ilustrasi
Kesehatan

Bolehkah Penderita Kanker Payudara Menyusui?

Senin, 30 Sep 2019 | 07:20 | Rusmanto
Winnetnews.com -  Kanker payudara merupakan salah satu penyakit mematikan pada wanita. Itulah sebabnya, pasien perlu menjalani pengobatan hingga sel kanker terbunuh. Jika Anda didiagnosis menderita kanker payudara, tapi sedang menyusui, Anda tentu akan khawatir. Apakah boleh dan aman ibu yang memiliki kanker payudara menyusui bayinya?

Bolehkah ibu dengan kanker payudara menyusui bayi?

Penyakit kanker payudara menandakan adanya sel-sel abnormal pada jaringan payudara. Tanpa perawatan, sel kanker akan menyerang sel sehat lainnya, seperti tulang dan paru.

Orang yang mengalami penyakit ini perlu menjalani pengobatan, mulai dari kemoterapi (terapi obat-obatan), radiasi (terapi menggunakan sinar X-ray), dan proses pengangkatan sel kanker.

Bagi ibu yang sedang menyusui, kanker payudara perlu mendapatkan perhatian ekstra. Pasalnya, sang ibu perlu mendapatkan pengobatan, sementara bayi perlu mendapatkan ASI untuk asupan nutrisinya.

Jadi, apakah boleh bila seorang ibu yang memiliki kanker payudara menyusui bayinya?

Boleh atau tidaknya pasien kanker payudara menyusui buah hatinya bergantung pada perawatan yang dijalani.

Hal ini lantaran menurut American Pregnancy Association obat kanker payudara, seperti yang digunakan saat kemoterapi, dapat mengalir dalam ASI dan terminum bayi dan berpotensi menyebabkan anak keracunan.

Selain itu, perawatan untuk kanker juga bisa memengaruhi produksi ASI. Itu sebabnya, biasanya dokter akan menganjurkan sang ibu untuk tidak menyusui selama menjalani perawatan.

Sementara ibu yang menjalani terapi radiasi, akan dievaluasi terlebih dahulu jenis radiasi yang digunakan dan lamanya pengobatan. Dokter akan menjelaskan efek samping radiasi yang mungkin mengganggu proses menyusui, seperti elastisitas puting yang menurun atau produksi ASI yang berkurang.

Kemudian, bagi ibu menyusui yang perlu menjalani pembedahan untuk mengangkat sel kanker di payudara, konsultasi lebih lanjut dibutuhkan. Ahli bedah akan mengevaluasi apakah perawatan tersebut dapat merusak saluran ASI atau tidak.

TAGS:
kanker payudaramenyusui

RELATED STORIES

Loading interface...