Broadcom Ltd Resmi Tawar Qualcomm USD 121M
ilustrasi
Techno

Broadcom Ltd Resmi Tawar Qualcomm USD 121M

Selasa, 6 Feb 2018 | 13:28 | Rusmanto

WinNetNews.com - Broadcom Ltd resmi mengeluarkan tawaran sebesar USD 121 miliar (Rp 1.644 triliun), yang disebutnya 'terakhir dan terbaik', untuk Qualcomm.

Qualcomm mengaku akan membahas tawaran terkini dari Broadcom, yang digadang-gadang akan menjadi akuisisi di bidang teknologi terbesar sepanjang sejarah.

Uang senilai USD 121 miliar (Rp 1.644 triliun) dari Broadcom merupakan akumulasi dari penawaran USD 82 per lembar saham, dengan rincian USD 60 merupakan uang tunai dan sisanya berbentuk saham milik Broadcom.

Sebelumnya, pada November 2017 lalu, Broadcom sempat menawarkan USD 70 per lembar saham, dengan pembagian USD 60 lewat uang tunai dan USD 10 dalam saham.

Peningkatan tersebut merupakan hasil pemungutan suara yang dilakukan oleh para pemangku saham Broadcom.

Selain itu, bertambahnya tawaran juga didasarkan pada usaha Qualcomm untuk mengakuisisi NXP Semiconductor NV senilai USD 38 miliar, yang merupakan akumulasi dari USD 110 per lembar saham dalam bentuk tunai.

Pihak NXP sendiri, yang diwakili oleh Elliott Management Corp selaku salah satu pemegang saham, meminta Qualcomm untuk meningkatkan tawaran tersebut, dengan saham NXP kini berada di angka USD 119,16.

Belum mampunya Qualcomm memberikan kepastian terhadap prospek kesepakatan ini membuat saham mereka turun 4,3% ke angka USD 63,20. Sedangkan saham Broadcom justru merangkak naik sebesar 0,2% menuju USD 235,77.

"Qualcomm kini dihadapi dengan keputusan yang sulit, karena tawaran dari Broadcom bersifat sedikit 'memaksa'," kata Daniel Ives, analis dari GBH Insight, seperti dikutip dari Reuters pada Selasa (6/2/2018).

Tarik ulur ini pun turut memengaruhi sektor perlengkapan teknologi nirkabel, dengan para produsen smartphone seperti Apple dan Samsung menggunakan dominansi pasar mereka untuk menegosiasi harga chip yang lebih murah.

KGI Securities melaporkan bahwa Apple dapat melepas Qualcomm dengan Intel menjadi kandidat terkuat untuk mengakomodasi chip bagi generasi berikutnya dari iPhone.

Broadcom sendiri berencana untuk menunjuk beberapa nama untuk menggantikan jajaran direksi Qualcomm pada 6 Maret mendatang, saat perusahaan yang ingin dibajaknya mengadakan pertemuan antar pemegang saham.

"Kini, kami semua menatap pada pertemuan antar pemegang saham Qualcomm pada 6 Maret mendatang," ujar Hock E. Tan, CEO Broadcom. (detikcom)

TAGS:
Broadcom LtdQualcommElliott Management CorpAppleSamsung

RELATED STORIES

Loading interface...