Bukan Rampok Tas, Pencuri ini Malah Rampas Makser untuk Cegah Virus Corona
Foto: World of Buzz
Viral

Bukan Rampok Tas, Pencuri ini Malah Rampas Makser untuk Cegah Virus Corona

Kamis, 6 Feb 2020 | 11:35 | Nurul Faradila

Winnetnews.com - Merebaknya wabah virus corona menyebabkan masyarakat dunia, khususnya yang berada di Wuhan, Provinsi Hubei, China menjadi khawatir. Masyarakat melindungi diri mereka agar tak terinfeksi virus ini dengan menggunakan masker.

Tingginya permintaan masker, tidak sesuai dengan persediaan yang ada di pasar. Hal ini yang menyebabkan seorang pria memilih untuk merampok masker, dibandingkan dengan tas yang berisi barang berharga.

Dilansir dari World of Buzz, persediaan masker yang terbatas ini juga terjadi di Hong Kong. Di mana masyarakat yang ada di sana rela mengantre agar mereka bisa mendapatkan masker serta sarung tangan untuk melindungi tubuh mereka.

Seorang pengguna Facebook asal Hong Kong membagikan kisah yang dialami oleh ibunya saat ia keluar untuk membeli masker. Melalui postingan yang dibuat pada Senin (3/02) lalu ini, ia menceritakan kalau saat itu ibunya sedang dalam perjalanan pulang setelah membeli masker.

Ketika berada di jalan pulang, seorang perampok menyuruhnya berhenti. “Di jalan pulang, maskernya dirampok. Saat itu, dia sedang memegang kotak masker di satu tangan dan tangan yang lainnya menjinjing tas,” tulisnya.

Tidak seperti pencuri pada umumnya yang akan mengambil tas yang dibawa wanita itu, orang ini malah meraih kotak masker dan membawanya kabur. Pemilik akun Facebook itu mengatakan kalau dia membagikan cerita peristiwa ini sebagai peringatan untuk yang lainnya.

Dia juga menambahkan untuk selalu menyimpan barang-barang berharga ataupun masker, untuk saat ini, di tempat yang aman agar tidak mengalami hal yang sama seperti ibunya. Postingan ini pun viral dan sudah dibagikan ulang lebih dari 1,1 ribu kali.

Warganet yang berkomentar mengatakan kalau mereka terkejut dengan apa yang dilakukan oleh pencuri tersebu, sementara yang lain menuliskan kalau mereka juga pernah mengalami hal serupa.

TAGS:
viralvirus coronamaskerHong Kong

RELATED STORIES

Loading interface...