Curi Perhatian, Juru Parkir Sulap Batok Kelapa Jadi Masker

Nurul Faradila

Dipublikasikan sebulan yang lalu • Bacaan 1 Menit

Curi Perhatian, Juru Parkir Sulap Batok Kelapa Jadi Masker
Foto: YouTube/Kabarbalihits
Winnetnews.com -  Memakai masker selama masa pandemi Covid-19 menjadi sebuah kewajiban yang harus dilakukan oleh masyarakat ketika beraktivitas di luar rumah, untuk melindungi diri sendiri dan orang lain dari paparan virus.

Di Bali, terdapat seorang pria yang berprofesi sebagai penjaga parkir memiliki cara yang unik dalam menerapkan protokol kesehatan tersebut. Agar bisa tetap bekerja dengan nyaman, Nengah Budiasa menggunakan penutup mulut yang terbuat dari batok kelapa.

Agar tetap bisa meniup peluit ketika sedang melakukan pekerjaanmnya, pria berusia 44 tahun ini membuat lubang di masker kelapanya dan memasukkan peluit tersebut ke dalamnya.

“Masker medis susah dipakai. Saya harus pakai peluit lalu lintas, cepat kotor, dan masyarakat terus banyak protes,” ujarnya dikutip dari Mashable Asia.

Dia mengatakan kalau masker batok kelapanya tersebut terasa lebih nyaman dan memungkinkan dirinya untuk berbicara lebih jelas. Meski begitu, banyak orang-orang yang mengkhawatirkan keselamatan Nengah Budiasa, karena masker tersebut dianggap tidak aman.

Polisi setempat pun juga menaruh perhatian pada masker kelapa itu. Pada 2 September lalu, mereka memberikan teguran.

“Dia tidak bermaksud melanggar aturan, tetapi masker yang dia gunakan tidak tepat karena bukan itu yang direkomendasikan pemerintah. Jadi kami telah membantunya dengan memberinya masker yang benar,” kata polisi setempat.

Selain mendapatkan teguran, Nengah Budiasa juga diminta melakukan push-ups di lokasi kejadian.

TAGS:

Share This Story

RELATED STORIES

Loading interface...