Dalam Pesawat Kebelet Kentut? Sains: Jangan Ditahan
Sumber foto: Catch News
Kesehatan

Dalam Pesawat Kebelet Kentut? Sains: Jangan Ditahan

Rabu, 12 Jun 2019 | 11:00 | Sofia Citradewi

Winnetnews.com - Saat berada dalam pesawat, pasti kita akan segan mengeluarkan kentut yang tak tertahankan. Agak tidak elok dan mencemari udara dalam pesawat, apalagi kalau sampai tercium penumpang lainnya.

Tapi tahukah kamu, menahan kentut dalam pesawat ternyata punya efek negatif. Kesampingkan dulu soal etika atau rasa malu, karena ada penjelasan sains mengenai bahaya menahan kentut ini. Para peneliti menyarankan untuk tidak menahan buang angin, karena bisa membahayakan kesehatan.

Kentut adalah proses biologis yang normal. Setiap orang bisa memproduksi 1,5 liter gas di dalam tubuhnya setiap hari. Dikutip dari situs travelbook, pakar gastroentrologi Mathias Strowski mengungkapkan bahwa kentut kalau ditahan akan masuk melalui dinding usus ke darah, diurai di hati dan dihembuskan keluar melalui paru-paru.

Apa saja kandungan kentut? Kandungan kentut antara lain adalah nitrogen, oksigen, metan, karbondioksida, dan hidrogen. Kentut dapat berbau menyengat karena kandungan hidrosulfida yang tercampur.

image0

Karena tekanan udara yang berkurang ketika naik pesawat, manusia pada umumnya akan sering buang angin sehingga kentut akan semakin sering. Jadi tak usah malu, kentut saja daripada masuk ke paru-paru. Penelitian soal jangan pernah menahan kentut di dalam pesawat ini terbit di New Zealand Medical Journal. Bagaimana dengan bau? Jika kursi pesawat sudah dilengkapi dengan bahan karbon aktif maka bau akan dinetralisir.

TAGS:
kentutpesawatmenahan kentut

RELATED STORIES

Loading interface...