Deretan Makanan ini Dipercaya Bisa Mempercepat Kehamilan
Seks

Deretan Makanan ini Dipercaya Bisa Mempercepat Kehamilan

Minggu, 15 Mar 2020 | 20:40 | Cindy Cesilia
Winnetnews.com -  Tahukah kamu makanan memiliki peran dalam upaya seseorang untuk mendapat keturunan. Dokter spesialis fertilitas RSIA Grand Family Thomas Chayadi menyebut, 

"Makanan yang memiliki pengaruh baik dalam terjadinya kehamilan harus mengandung dua zat, makronutrien dan mikronutrien yang seimbang."  Ujar Thomas Chayadi,dikutip dari Liputan6.com.

Berikut ini beberapa jenis makanan yang bisa dikonsumsi.

Protein

Konsumsi protein idak memengaruhi fungsi dari reproduksi. Selaain itu, diperlukan juga untuk pembentukan sel sehingga diet protein yang seimbang dibutuhkan. Makanan yang mengandung protein seperti daging sapi, ikan, ayam, dan kacang-kacangan.

Lemak

Konsumsi lemak jenuh berlebih dapat mengganggu sel telur. Namun, konsumsi asam lemak tak jenuh terutama lemak tak jenuh ganda dapat memperbaiki proses pembentukan sel telur. 

Konsumsi lemak trans juga harus dihindari karena berhubungan dengan resistensi insulin yang lebih tinggi dan dapat mengganggu fungsi ovulasi.

Asam Folat

Kadar asam folat yang rendah dihubungkan dengan pembelah sel yang kurang baik, peningkatan kadar stres oksidati, dan kematian sel. Hal-hal tersebut dapat mengganggu proses perkembangan sel telur.

Oleh karena itu penting sekali untuk mengonsumsi makanan yang mengandung asam folat (sayur-sayuran hijau, kacang-kacangan, biji-bijian, dan buah bit) atau minum suplemen asam folat bila ingin hamil maupun sudah hamil.


Vitamin D

Vitamin D berperan penting dalam reproduksi manusia. Kadar vitamin D yang rendah berhubungan dengan kadar hormon androgen yang tinggi pada perempuan dengan PCOS. 

Vitamin D dapat diperoleh dengan berjemur pada sinar matahari pagi dan makanan seperti minyak ikan cod, salmon, tuna, sarden, hati sapi, dan jamur kancing.

Karbohidrat

Baik kualitas dan kuantitas dari karbohidrat berpengaruh terhadap metabolisme karbohidrat, memengaruhi sensitivitas insulin pada individu yang sehat. 

Kurangi makanan yang mengandung indeks glikemik tinggi karena berisiko mengalami gangguan ovulasi. Konsumsi serta yang berlebih juga dapat mengganggu ovulasi (konsumsi serat > 22gr/hari).

TAGS:
kehamilanmakanan

RELATED STORIES

Loading interface...