Desa Islam Turtuk, Permata Tersembunyi yang Terpisah dari Negaranya
BBC
Traveling

Desa Islam Turtuk, Permata Tersembunyi yang Terpisah dari Negaranya

Sabtu, 5 Okt 2019 | 14:07 | Sofia Citradewi

Winnetnews.com - Desa Turtuk adalah bagian dari Pakistan hingga tahun 1971. Saat perang perbatasan, tentara India menduduki desa itu dan tidak pernah mengembalikannya lagi.

Sejarah yang kacau

Turtuk sangat sulit untuk dicapai. Dusun kecil itu terletak di ujung Lembah Nubra Ladakh, nun jauh di India utara, dikepung oleh Sungai Shyok dan puncak-puncak tinggi pegunungan Karakoram.

Hanya ada satu jalan masuk dan keluar lembah yang dikelilingi bukit batu itu: jalur bergelombang yang melintasi lintasan tinggi menuju Leh.

Namun yang lebih menarik daripada pemandangannya adalah sejarah Turtuk yang agak rumit, sebagai desa yang kehilangan negaranya.

image0
Wheelstreet

Desa Balti India

Pada umumnya, warga Ladakh adalah Ladakhi Tibet yang beragama Buddha. Namun Turtuk dihuni kelompok etnis Baltis, keturunan Tibet yang sebagian besar tinggal di wilayah Skardu, Pakistan.

Penduduk Turtuk adalah Muslim Noorbakshia, sekte Sufi Islam yang berbicara bahasa Balti dan mengenakan shalwar kameez. Daripada dengan India, mereka punya lebih banyak kesamaan dengan saudara mereka di Baltistan di dalam perbatasan Pakistan, 6 km di ujung jalan.

Faktanya, Turtuk adalah bagian dari Pakistan hingga 1971. Saat itu tentara India menduduki desa dalam perang perbatasan yang terjadi di sepanjang Garis Kontrol, garis sengketa yang melintasi beberapa gunung tertinggi dan bentang alam paling keras di planet ini.

image1
Dave Stamboulis
TAGS:
desaLadakhTurtukpakistanIndialembahislam

RELATED STORIES

Loading interface...