Dianggap Labil, Demokrat Pilih Jalur Aman dengan Cara Ini
Sumber foto: tribunnews
News

Dianggap Labil, Demokrat Pilih Jalur Aman dengan Cara Ini

Minggu, 12 Mei 2019 | 20:08 | Aldina Putri Nst
Winnetnews.com - Salah satu pengamat politik asal Universitas Islam Negeri Hidayatullah, Adi Prayitno mengungkapkan bahwa saat ini Partai Demokrat hanya memiliki dua pilihan saja. Di antaranya, tetap di koalisi oposisi atau merapat dengan oposisi. Hal ini disampaikan oleh Adi dengan adanya pengakuan dari partai Demokrat yang menyatakan bahwa pihaknya akan berpaling dari siapapun Capres yang kalah pada tanggal 22 mei 2019 kelak.

“Hanya dua opsi yang harus dipilih Demokrat. Karena pilihan menjadi partai penyeimbang tak memihak ke pemerintah dan tak ke oposisi adalah posisi yang tak menguntungkan,” ungkap Adi, Minggu (12/5/19).

Seperti yang diketahui, pada pilpres 2014 lalu Demokrat telah mengambil sikap netral untuk tidak memihak. Namun, berbeda dengan pilpres 2019, Demokrat menyatakan bahwa partainya akan berkoalisi dengan Prabowo-Sandi.

Akan tetapi terlihat jelas bahwa sikap tersebut tidak didapatkan untuk menguntungkan kubu 02 Prabowo-Sandi dikarenakan enggannya mereka memberi jawaban pasti terkaitnya posisi mereka saat Pilpres 2019 diumumkan oleh KPU kelak.

Ferdinand Hutahaean selaku Ketua Bidang Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat mengatakan mereka hanya memperispakan opsi dengan kemungkinan siapa yang akan menang.

“Kami mulai dari sekarang sudah membahas opsi-opsi yang akan kami tempuh ketika Prabowo menang atau ketika Jokowi menang, apa yang akan kami lakukan,” ungkap Ferdinand, Sabtu, (11/5/19).

 

 

 

 

Penulis : Aldina Putri Nasution
Editor : Baiq Fevy Shofya Wahyulana

TAGS:
ferdinand hutaheanPartai Demokratpengamat politik

RELATED STORIES

Loading interface...