Dinyinyiri Mirip Wajah Penjajah, Dubes AS untuk Korsel Langsung Cukur Kumis

Khalied Malvino

Dipublikasikan 2 tahun yang lalu • Bacaan 1 Menit

Dinyinyiri Mirip Wajah Penjajah, Dubes AS untuk Korsel Langsung Cukur Kumis
Perbedaan wajah Dubes AS untuk Korsel, Harry Harris sebelum dan sesudah mencukur kumis. (Foto: BBC)

Winnetnews.com -  Ada-ada saja kelakuan para aktivis anti-Amerika Serikat (AS) di Korea Selatan (Korsel). Mereka menyindir Duta Besar (Dubes) AS untuk Korsel, Harry Harris yang wajahnya mirip penjajah pada Perang Dunia II hanya karena kumis melintang di atas bibirnya.

Akibat dinyinyiri aktivis anti-AS, Harris pun mencukur kumis agar tetap "dingin" pada musim panas ini. Hal ini diketahui saat pihak Kedubes AS untuk Korsel yang memposting video di Tiwtter kala Harris berkunjung ke tempat pangkas rambut di Seoul untuk mencukur kumisnya.

“Saya tidak pernah melihat wajah ini dalam beberapa tahun. Saya merasa jauh lebih dingin sekarang,” kata Harris pada tukang cukur rambut setelah mencukur kumisnya, seperti dikutip SINDOnews, Senin (27/7).

Dia menambahkan, “Senang saya melakukan ini. Bagi saya ini mempertahankan ‘kumis atau melepas masker. Musim panas di Seoul ini cara yang terlalu panas dan lembab. Panduan #Covid penting dan saya pria bermasker!”

Awal tahun ini, kumisnya menjadi sasaran kritik dari beberapa politisi dan aktivis anti-AS yang membandingkannya dengan para pejabat Jepang saat era penjajahan 1910-1945. Beberapa bahkan mengaitkannya dengan asalnya yang keturunan Jepang-Amerika karena Harris lahir dari ibu asal Jepang dan ayah asal AS.

Kontroversi itu muncul saat AS dan Korsel berselisih dalam berbagai isu, termasuk keinginan Korsel menghidupkan kembali kerja sama ekonomi antar-Korea. Harris mendesak Korsel berkonsultasi dulu dengan AS sebelum membuat inisiatif apapun dengan Korut untuk menghindari kesalahpahaman yang dapat memicu sanksi.

TAGS:

Share This Story

RELATED STORIES

Loading interface...