Display Rokok di Minimarket DKI Ditutup, Efektifkah untuk Kurangi Jumlah Perokok?

Rusmanto

Dipublikasikan 12 hari yang lalu • Bacaan 1 Menit

Display Rokok di Minimarket DKI Ditutup, Efektifkah untuk Kurangi Jumlah Perokok?
detikcom
Winnetnews.com -  Beberapa minimarket di DKI Jakarta mulai menutupi pajangan produk rokok. Bakal efektif mengurangi jumlah perokok?

Ketua Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengapresiasi langkah DKI untuk menutup display rokok. Namun ia mengaku, langkah ini tidak serta merta akan mengurangi jumlah perokok.

"Hal ini harus dilakukan secara intensif, jangan cuma sekali kali doang," kata Tulus kepade detikcom, Selasa (14/9/2021).

Ia berpesan agar para pedagang mematuhi aturan tersebut. Bukan cuma di Indonesia, menutupi rokok di tempat berjualan juga berlaku di banyak negara lain.

Dengan ditutupin, menurut Tulus, paparan produk rokok pada anak-anak akan bisa dikurangi. Sedangkan untuk menurunkan jumlah perokok secara keseluruhan, menurutnya jalan masih panjang.

"Perlu waktu dan intensitas untuk bisa menurunkan jumlah perokok," pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Pro-Kontra: Display Rokok di Minimarket DKI Ditutup, Setuju Nggak?"
 

TAGS:

Share This Story

RELATED STORIES

Loading interface...