Ditutup Oleh Pemerintah Cina Karena Virus Corona, Wuhan Jadi Kota Hantu
Kondisi Kota Wuhan saat ini (foto: Liputan6)
Internasional

Ditutup Oleh Pemerintah Cina Karena Virus Corona, Wuhan Jadi Kota Hantu

Sabtu, 25 Jan 2020 | 20:57 | Amalia Purnama Sari

Winnetnews.com - Pemerintah China menutup Kota Wuhan setelah merebaknya virus Corona di masyarakat. Kota berpenduduk 11 juta jiwa tersebut saat ini terlihat seperti kota hantu.

Dilansir dari Channel News Asia, Sabtu (25/01), seluruh Kota Wuhan tidak tampak terlihat aktivitas masyarakat. Jalanan tampak sepi, toko-toko pun banyak tutup.

Sejumlah apotek yang menyediakan kebutuhan medis pun mulai kehabisan stok. Rumah sakit pun dibanjiri oleh warga kota yang merasa gelisah dengan penyebaran virus tersebut.

Seluruh penerbangan dari dan menuju Kota Wuhan dibatalkan. Moda transportasi umum lainnya seperti bis, kereta api, dan kapal feri pun ditutup untuk mencegah warga berpergian keluar atau masuk kota. Jalan-jalan tol pun ditutup dan dipasangi banyak penghalang untuk menutup akses jalan tol.

Ben Kavanagh, seorang guru dari Kildare yang tinggal di Kota Wuhan mengaku bahwa sudah tiga hari dirinya tak keluar rumah. Kavanagh sendiri sedang mengambil libur kerja selama perayaan Imlek dan akan keluar rumah hanya untuk membeli makanan.

Saat keluar, dia akan mengenakan masker operasi untuk menutupi mulut dan hidungnya. Selain itu, ia juga mengenakan kacamata renang untuk melindungi matanya agar tak terkena paparan virus.

“Kamu diperbolehkan keluar, namun banyak desas-desus dan orang-orang menjadi khawatir. Lebih baik untuk tidak melakukannya. Ini hampir seperti kota hantu,” kata Kavanagh, dilaporkan oleh Radio RTE, seperti dikutip Mirror.

Ia juga mengeluhkan harga kebutuhan pokok yang melonjak drastic di tengah kepanikan yang melanda warga Kota Wuhan. Beberapa barang diakuinya terasa sangat mahal. Salah satunya adalah harga seledri yang naik sebanyak tiga kali lipat. “Saya tidak tahu apa yang bisa diharapkan,” pungkasnya.

TAGS:
WuhanVirus Wuhanvirus coronaCorona

RELATED STORIES

Loading interface...