DMI soal Remaja Masjid Paksa Jemaah Lepas Masker: Harus Ditindak Tegas!
Ketua Departemen Kaderisasi Pemuda dan Remaja Masjid DMI, Muhammad Arief Rosyid Hasan (Foto: Istimewa)
Nasional

DMI soal Remaja Masjid Paksa Jemaah Lepas Masker: Harus Ditindak Tegas!

Selasa, 4 Mei 2021 | 14:01 | Anggara Putera Utama

Winnetnews.com -  Dewan Masjid Indonesia (DMI) menyesalkan terjadinya insiden seorang pengurus masjid di bekasi yang melarang jemaah memakai masker. Agar tak terjadi kejadian serupa, DMI meminta pengurus masjid tersebut ditindak tegas.

"Menurut saya, di tengah situasi yang sangat sulit ini kasus melonjak harus ada tindakan tegas dong, biar jadi pembelajaran," kata Ketua Departemen Kaderisasi Pemuda dan Remaja Masjid DMI, Muhammad Arief Rosyid Hasan dikutip dari detikcom, Selasa (4/5).

Ia menambahkan, aturan mengenai protokol kesehatan harus kepada siapa pun tanpa terkecuali. Terlebih, lanjutnya, melarang orang lain untuk menaati protokol kesehatan hingga membentak.

"Makanya di awal tadi saya sampaikan kalau itu perlu penegakan hukum karena hukum kita kan nggak pandang bulu. Jadi siapa pun dia kalau melanggar, apalagi ini soal dia tidak hanya, dia tidak sekadar mematuhi protokol kesehatan, tapi justru dia melarang orang dan itu berlipat pelanggarannya. Kalau dia tidak mematuhi protokol kesehatannya kan dihukum apalagi dia membentak membuat kasar itu kan kriminal, menurut saya harus ditindak," ujar Arief.

Arief kemudian menegaskan sikap DMI yang selalu mendukung upaya pemerintah dalam pencegahanan Covid-19. 

"Kita yang sejak awal terlibat mendukung upaya penanganan COVID-19 ini. Kita melakukan disinfektan kita membagikan cairan disinfektan. Kita melakukan penyemprotan di puluhan ribu masjid di seluruh Indonesia. Untuk itu, sikap dari remaja yang ada di Bekasi, pemuda yang ada di Bekasi tidak mencerminkan, bahkan kami meragukan mereka ini sebagai aktif di pemuda remaja masjid karena setahu saya teman-teman sejak awal itu malah yang paling depan melakukan pencegahan terhadap COVID-19," tutur Arief.

TAGS:
dmiCOVID-19virus corona

RELATED STORIES

Loading interface...