Epidemiolog: Mutasi Virus Corona B117 40-70 Persen Lebih Cepat Menular

Anggara Putera Utama

Dipublikasikan setahun yang lalu • Bacaan 1 Menit

Epidemiolog: Mutasi Virus Corona B117 40-70 Persen Lebih Cepat Menular
Ilustrasi virus corona

Winnetnews.com -  Epidemiolog Griffith University Dicky Budiman mengatakan varian baru virus corona yang pertama kali ditemukan di Inggris atau B117 lebih cepat menular 40 persen hingga 70 persen dibanding varian sebelumnya.

"Ada potensi pada event super spreader atau keramaian akan sangat efektif (menular) itu. Karena 40 sampai 70 persen cepat menular," jelas Dicky, Rabu (3/3), dikutip dari Kompas.com.

"Kalau bicara strain baru, virusnya tetap SARS-CoV-2, penyakitnya pun sama, Covid-19, hanya yang berbeda adalah kode genetik dari si virus ini," lanjut Dicky.

Dengan potensi tingkat penularannya yang lebih tinggi itu, Dicky mengaku khawatir varian baru ini dapat meningkatkan tingkat kematian, terutama pada lansia atau orang dengan komorbid.

"Karena viralnya tinggi, 30 persen meningkatkan kematian," ucap dia.

Meski begitu, ia meminta masyarakat tak perlu panik dan khawatir. Dicky menjelaskan masyarakat hanya perlu meningkatkan kewaspadaan pada protokol kesehatan.

Namun demikian, Dicky meminta masyarakat tidak perlu panik. Hal yang harus dilakukan masyarakat, menurut dia, yakni meningkatkan respons dan kewaspadaan pada protokol kesehatan.

"Tidak perlu panik, hanya harus sangat waspada, bukan berarti panik. Waspada itu artinya harus memperkuat responsnya, 3T dan 5M dan diperkuat vaksinasinya," ujar Dicky.

"Hanya sekarang harus 2-3 kali lipatlah responnya, lebih masif lebih agresif, maskernya dua lapis dan lain sebagainya," kata dia.

TAGS:

Share This Story

RELATED STORIES

Loading interface...