Erick Thohir Kaji Fokus Bisnis Garuda, Begini Tanggapan Luhut
Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: via indonesiainside.id)
Nasional

Erick Thohir Kaji Fokus Bisnis Garuda, Begini Tanggapan Luhut

Senin, 9 Des 2019 | 14:50 | Sofia Citradewi

Winnetnews.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dikabarkan berencana untuk mengkaji ulang fokus bisnis PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk ke depannya. Mengenai rencana tersebut, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan memberikan tanggapan.

“Ya tunggu aja terkait direksi yang baru,” kata Luhut soal kejelasan bisnis Garuda di Hotel Sultan, Jakarta, Senin 9 Desember 2019, mengutip Tempo.co.

Sebelumnya Erick pernah mengaku telah bertemu secara pribadi dengan Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk., Ari Ashkara tiga pekan lalu. Pada pertemuan itu, Erick meminta Ari untuk mengkaji ulang fokus bisnis perusahaan pelat merah tersebut.

“Dalam pertemuan dengan pak Dirut itu, saya minta review apakah Garuda tidak lebih baik fokus di dalam negeri dan Asia saja,” ujar Erick.

Sebab, pasar penerbangan di dalam negeri dan Asia itu, nilai Erick, masih gemuk dan menguntungkan. “Tidak usah gaya terbang ke Eropa,” katanya.

Selain itu, Erick juga meminta Ari menghitung secara profesional berbagai kebijakan yang memberatkan Garuda selama ini, misalnya penerbangan ke London dan Amsterdam. “Saya juga sampaikan, yang namanya bisnis penerbangan ini tidak bisa menjadi bisnis seperti omprengan. Kalau penumpangnya tidak cukup, tidak usah terbang. Itu saya alami sendiri,” papar Erick.

Erick juga melihat ada kebijakan yang merusak Garuda selama 15 tahun belakangan, yaitu pembelian pesawat terbang yang salah. Dia mengatakan kasus hukum itu sudah diproses dan terbukti harga leasing lebih mahal 30 persen dari pasaran.

Lebih jauh Erick menilai Garuda selama ini cukup memadai meski hanya dengan 3 model pesawat terbang. Sedangkan kenyataanya, dipaksakan banyak model. “Ini kan ada permainan. Jika kita harus objektif mana kebijakan direksi hari ini, mana kebijakan direksi yang lama,” kata dia.

Seperti diketahui, Erick telah memberhentikan Ari Ashkara dari jabatan Direktur Utama Garuda pekan lalu, lantaran terlibat kasus kargo gelap berupa motor Harley Davidson yang diselundupkan dari Prancis menuju Jakarta.

Bea dan Cukai Soekarno Hatta menyita barang itu di hanggar Garuda Maintenance Facility pada 17 November lalu.

Soal pengkajian arah bisnis BUMN, Erick Thohir menegaskan tak akan berhenti hanya di Garuda Indonesia. Perusahaan pelat merah lainnya yang juga akan dirombak arah bisnisnya adalah PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN. [Tempo]
 

TAGS:
PT Garuda IndonesiaErick ThohirLuhut PandjaitanBUMN

RELATED STORIES

Loading interface...