Fakta-fakta Baru Terkait Kasus Dugaan Pelanggaran ITE Lyra Virna
Foto:Istimewa
Celebrity

Fakta-fakta Baru Terkait Kasus Dugaan Pelanggaran ITE Lyra Virna

Rabu, 11 Okt 2017 | 09:17 | Cindy Cesilia

WinNetNews.com- Kesedihan sedang dirasakan pasangan artis, Lyra virna dan Fadlan Muhammad. Pada Selasa kemarin, Lyra Virna dan Fadlan Muhammad mendatangi Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan. Kedatangan mereka bertujuan untuk memenuhi panggilan dari penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya terkait laporan ADA Tour and Travel kepada Lyra.

Lyra dilaporkan pemilik ADA Tour and Travel, Lasti Annisa, atas kasus dugaan pencemaran nama baik. Sebelumnya, Lyra sempat diberitakan sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pencemaran nama baik, yang dilaporkan oleh Lasti Anisa pemilik Ada Tour and Travel.

Terlepas dari itu semua, fakta-fakta terkait kasus Lyra dengan Ada Tour Travel sudah mulai terlihat. seperti yang dikutip dari berbagai sumber berikut ini.

1. Dilaporkan ke Polisi oleh Ada Tour

Wanita berusia 36 tahun itu diduga membuat postingan yang dianggap mencemarkan nama baik biro perjalanannya. Lasti Annisa pemilik ADA Tour and Travel mengatakan bahwa Saudara Lyra sudah membuat postingan yang diduga melanggar Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

2. Kurang Komunikasi dan Curhat ke  Media Sosial

Postingan Lyra Virna saat itu adalah  ingin meminta pengembalian uang ibadah haji ke ADA Tour and Travel yang sudah dibatalkan. Lyra sendiri, mengaku sulit untuk menghubungi Lasti. Lyra sempat menunggu batas waktu pengembalian uangnya sampai akhir April 2017.

3. Lyra dan Fadlan pergi ibadah haji lewat jalur Ongkos Naik Haji (ONH) Plus

Lyra tidak mendapatkan kepastian untuk menjalani ibadah haji dari Ada Tour Travel. Postingan di instagram tersebut dilakukan karena pihak Ada Tour Travel tidak memberikan kepastian.

4. Bayar uang muka sebesar Rp 75 juta

Lyra dan suami mengaku sudah membayar sebagian uang untuk menjalankan ibadah haji, yakni sebesar Rp 75 juta. "Pembayaran Rp 75 juta itu belum lengkap. Dan ketika (Lasti) dihubungi lagi, sudah tidak bisa komunikasi lagi," jelas Razman, kuasa hukum Lyra Virna.


5. Lyra Virna sempat ditetapkan sebagai tersangka

Awalnya Lyra Virna diberitakan sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pencemaran nama baik, yang dilaporkan oleh Lasti Anisa pemilik Ada Tour and Travel.

Namun setelah mendatangi Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa 10/10/2017, statusnya yang jadi tersangka berubah menjadi saksi.


6. Akun Instagram dan email Lyra disita polisi

Selain diperiksa di Polda Metro Jaya, akun Instagram Lyra dan emailnya disita polisi sebagai barang bukti. sebelumnya Lyra juga diberi 15 pertanyaan terkait kasus ini.


7. Status Saksi bukan Tersangka

Menurut kabar yang beredar, Lyra sudah menjadi tersangka. Ternyata, ia masih berstatus saksi dalam laporan yang diadukan Lasti. Razman pun menjelaskan ada kesalahpahaman dalam kasus tersebut.

"Dalam bukti permulaan itu belum bisa dikategorikan sebagai tersangka, oleh karena itu kuasa yang diberikan kepada saya (semula) sebagai tersangka itu, diubah menjadi saksi. Jadi Mbak Lyra Formalnya hari ini adalah sebagai saksi," jelas Razman, Kuasa hukum Lyra.

TAGS:
lyra virnakasus ada tour travelfakta-fakta baruibadah haji

RELATED STORIES

Loading interface...