Fakta Terkait Golongan Darah A dan Risiko Kesehatannya
ilustrasi
Kesehatan

Fakta Terkait Golongan Darah A dan Risiko Kesehatannya

Minggu, 22 Nov 2020 | 09:28 | Rusmanto
Winnetnews.com -  Golongan darah setiap orang berbeda-beda, ada A, B, AB, atau O. Masing-masing tipe darah pun dapat menjelaskan kondisi kesehatan, kepribadian, hingga risiko penyakit orang tersebut. Kali ini, tipe darah A akan dikupas tuntas berdasarkan asal-usul hingga fakta-fakta uniknya. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini. 

Bagaimana seseorang bisa mempunyai golongan darah A?

image0

Golongan darah apa pun ditentukan oleh keberadaan antigen, yaitu zat yang dapat memicu respons imun jika ada zat asing. Antigen merupakan jenis protein yang terdapat pada sel darah merah Anda. 

Penentuan golongan darah berdasarkan keberadaan antigen disebut juga dengan sistem golongan darah ABO. Singkatnya, darah manusia digolongkan berdasarkan ada atau tidaknya antigen A dan B.

Anda disebut memiliki golongan darah A ketika tubuh memiliki antigen A pada sel darah merah dengan antibodi antibodi B (disingkat anti-B) di plasma darah.

Berbeda dengan orang bergolongan darah AB yang disebut sebagai resipien universal, orang bergolongan darah A hanya bisa menerima donor darah dari orang yang bergolongan sama. Jika tidak, akan terjadi reaksi penolakan tubuh yang mungkin saja membahayakan nyawa.  

Sama seperti warna mata, tipe darah diturunkan secara genetik dari orangtua. Anda dapat mengetahui golongan darah Anda melalui tes sederhana. 

Golongan darah A dapat dibedakan lagi berdasarkan rhesus (Rh), yaitu antigen yang terkadang dimiliki oleh sel darah merah. Jika ada, tipe darah Anda akan menjadi A+, jika tidak akan disebut A-. 

Tipe darah A+ adalah tipe darah kedua setelah tipe darah O yang paling umum. Sekitar 34 dari 100 orang memiliki tipe darah ini. Sementara itu, tipe darah A- termasuk tipe langka, sama dengan tipe darah B+ dan B-.

TAGS:
kesehatangolongan darah A

RELATED STORIES

Loading interface...