Freeport PHK-kan Pekerjanya yang Mogok Kerja
ilustrasi
Nasional

Freeport PHK-kan Pekerjanya yang Mogok Kerja

Rabu, 24 Mei 2017 | 10:24 | Rusmanto

WinNetNews.com - PT Freeport Indonesia (PTFI) memberhentikan para karyawan yang melakukan aksi mogok sejak 1 Mei 2017 lalu. Per 15 Mei 2017, menurut catatan Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Perumahan Rakyat (Disnakertrans PR) Kabupaten Mimika sudah 840 pekerja Freeport yang di-PHK.

Terkait masalah ini, PTFI menyatakan bahwa pemberhentian terhadap para peserta pemogokan sudah sesuai dengan prosedur yang semestinya. Sebelum memberhentikan, PTFI telah mengimbau karyawan untuk kembali bekerja.

"Kami sudah memberikan himbauan kepada karyawan setelah 5 hari absen dan melakukan 2 kali panggilan untuk kembali bekerja," kata VP Corporate Communication PTFI, Riza Pratama, Rabu (24/5/2017).

Sesuai peraturan hukum yang berlaku, PTFI berhak memberhentikan karyawan yang absen lebih dari 5 hari tanpa izin dan tidak mengindahkan panggilan. "Kami melakukan tindakan ini sesuai pedoman Hubungan Industrial dan Undang Undang yang berlaku," ucapnya.

Ia menambahkan, pekerja yang mogok dianggap mengundurkan diri. "Pemogokan yang dilakukan tidak mempunyai basis hukum sehingga mereka dianggap melakukan pengunduran diri setelah PTFI melakukan berbagai macam cara untuk mengimbau mereka kembali bekerja," dia menerangkan.

Tidak ada kompensasi yang diberikan karena peserta pemogokan dianggap mengundurkan diri secara sukarela. "Mereka mengundurkan diri secara sukarela," tutupnya.

Sebagai informasi, sejak 1 Mei 2017 lalu, Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) cabang PT Freeport Indonesia di Kabupaten Mimika, Papua, mengumumkan aksi mogok selama 30 hari hingga 30 Mei 2017.

TAGS:
PT Freeport IndonesiaDinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Perumahan RakyatRiza Pratama

RELATED STORIES

Loading interface...