Gandeng Galasys, Telkomsigma Siap Hadirkan 2 Juta Wisatawan Tahun Ini
Traveling

Gandeng Galasys, Telkomsigma Siap Hadirkan 2 Juta Wisatawan Tahun Ini

Selasa, 12 Apr 2016 | 16:45 | contributor-one
WinNetNews.com - PT Sigma Cipta Caraka (Telkomsigma) menggandeng Galasys, perusahaan solusi teknologi informasi (TI) global guna mengembangkan solusi CLOTA (Cloud On Line Travel) guna memacu kunjungan wisatawan ke Indonesia.

Galasys merupakan perusahaan yang bergerak dibidang IT sebagai penyedia layanan ticketing dan intelligence tourism. Telkomsigma memiliki alasan tersendiri memilih Galasys sebagai partner karena memenuhi syarat, competency,customer, dan coverage.

Anak usaha PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) tersebut optimis mampu menghadirkan 2 juta wisatawan ke Indonesia hingga akhir tahun ini, seiring adanya kerjasama dengan perusahaan teknologi asal Malaysia tersebut.

Judi Achmadi, Chief Executive Officer (CEO), Telkomsigma mengatakan, melalui solusi terintegrasi berbasis cloud platform ini, diharapkan dapat membangun ekosistem pariwisata berbasis teknologi dan mendukung program pemerintah dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Indonesia.

"Kami siap mendukung program pemerintah dalam membangun infrastruktur berbasis digital bagi industri pariwisata melalui CLOTA ini. Jika tahun lalu pemerintah berhasil membawa 1,5 juta wisatawan terutama wisatawan China ke Indonesia, maka dengan adanya kerjasama ini, hingga akhir tahun ini kami targetkan akan membawa sekitar 2 juta wisatawan China ke Indonesia,"kata Judi di Jakarta, Selasa (12/04)

Menurut Judi, nantinya Telkomsigma dan Galasys akan membentuk satau perusahaan patungan (Joint Ventures Company/ JVC) dengan kepemilikan saham masing-masing sebesar 50 persen guna memenuhi regulasi Indonesia. Namun dia eggan menyebut berepa besar investasi di perushaan patungan tersebut.

"Kami belum bisa disclose investasinya. Dengan infrastruktur IT yang handal, nanti Telkosigma akan bertindak sebagai penyedia solusi data center serta cloud platform yang secure. Sedangkan Galasys lebih ke pengeloaan customer yang diharapkan menjangkau wilayah yang lebih luas,"ujarnya.

Sementara itu, Sean Seah Kok Wah, CEO Group Galasys mengatakan, solusi yang dikembangkan pihaknya bersama Telkomsigma menjadi integrator bagi pelaku pariwisata dan menjadi hub yang bisa menjangkau para traveler di seluruh dunia.

"Sasaran utama kami adalan wisatawan China karena negara ini memiliki traveler terbanyak di dunia. Tahun lalu tercatat 10 juta wisatawan china bepergian ke luar negeri dan hampir 80% wisatawan China membeli tiket perjalanan melalui online. Kami siap mengarahkan sekitar 2 juta atau setidaknya 10% pelancong asal China untuk mengunjungi Indonesia tahun ini,"katanya.

Sebagai business case untuk inovasi digital tersebut, tahap awal ini, Telkomsigma dan Galasys akan mencoba mempromosikan Taman Wisata Candi Borobudur (TWBC) dan group. Pihaknya merancang 12 loket wisitor gate di TWBC menggunakan e-ticketing yang dirancang telkomsigma.

"Dengan e-ticketing, wisatawan asing dan lokal akan memesan tiket secara online, bahkan bisa memilih jadwal kedatangan sesuai keinginan. Tahun ini kami targetkan akan memasukan 5 hingga 6 taman wisata lainnya ke proyek kerjasama ini,"tutup Judi Achmadi.

TAGS:
wisatawansiaptahun ini2 jutaGandeng GalasysTelkomsigmaHadirkan

RELATED STORIES

Loading interface...